Wajib Tahu, Ini 5 Bahan Alami Untuk Redakan Radang Tenggorokan

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Selasa, 24 Maret 2020 | 19:05 WIB
Wajib Tahu, Ini 5 Bahan Alami Untuk Redakan Radang Tenggorokan
Ilustrasi radang tenggorokan. (Shutterstock)

Suara.com - Radang tenggorokan atau faringitis adalah kondisi saat faring terinfeksi dan sakit.

Dalam beberapa kasus penyakit ini memerlukan pengobatan dengan obat antibiotik, tetapi ada juga yang bisa sembuh sendiri.

Radang tenggorokan juga biasanya muncul bersamaan dengan demam dan flu. Selain itu penyakit ini juga kerap disebabkan oleh polusi udara, peregangan otot tenggorokan karena berteriak atau menyanyi, alergi tertentu, cuaca dingin, penyakit refluks asam atau GERD, dan cacar air.

Beruntung ada beberapa bahan alami di rumah yang bisa Anda konsumsi untuk meredakan radang tenggorokan. Dikutip dari Medical Daily pada Selasa (24/3/2020), berikut di antaranya:

1. Cuka Apel

Waspada efek samping sari cuka apel. (Shutterstock)
Waspada efek samping sari cuka apel. (Shutterstock)

Menambah cuka apel ke gelas berisi sepertiga air hangat dapat membantu meredakan radang tenggorokan. Cuka apel memiliki khasiat antibakteri dan keasaman yang bisa menyebabkan virus tak bisa bertahan lama.

2. Bawang putih

Bawang Putih, Salah Satu Makanan Antikanker. (Shutterstock)
Bawang Putih, Salah Satu Makanan Antikanker. (Shutterstock)

Walaupun tak banyak bukti yang menunjukkan bahwa bawang putih mentah dapat membantu membersihkan tenggorokan, zat allicin yang ada di dalamnya memiliki khasiat antimikrobial yang mengurangi keparahan demam secara umum. Mengonsumsi bawang putih yang sudah digeprek sangat direkomendasikan.

3. Madu murni

baca juga
Ilustrasi madu. (Pixabay)
Ilustrasi madu. (Pixabay)

Madu murni dalam jumlah sedikit saja bisa bekerja seperti obat batuk sirup dan permen obat batuk, meredakan radang tenggorokan sejenak.

Walau begitu, khasiat antibakterial dan antivirus dalam jumlah sedikit tak bisa benar-benar menyembuhkan radang tenggorokan. Namun, tak disarankan mengonsumsi madu terlalu banyak. Hal itu bisa menyebabkan resistensi insulin.

4. Sup ayam

Membuat sup ayam segar yang mengandung asam amino cystein yang mengurangi dahak di paru-paru juga bisa membantu meredakan radang tenggorokan dengan mudah. Anda juga bisa menambahkan beberapa rempah ke dalam sup untuk membantu menyehatkan tubuh, seperti jahe.

5. Vitamin C

Buah-buahan asam, tomat, ubi manis, brokoli, dan kiwi merupakan makanan yang kaya akan vitamin C, yang membantu menguatkan sistem tubuh saat demam yang merupakan indikasi tubuh sedang melawan virus, termasuk virus yang menyebabkan radang tenggorokan.

Itulah lima bahan alami yang bisa Anda konsumsi untuk meredakan radang tenggorokan. Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Cuka Apel yang Harus Kamu Tahu

5 Manfaat Cuka Apel yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle | Jum'at, 07 Februari 2020 | 16:03 WIB

Pria Ini Mengaku Bisa Sembuh dari Virus Corona dengan Wiski Panas dan Madu

Pria Ini Mengaku Bisa Sembuh dari Virus Corona dengan Wiski Panas dan Madu

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 08:24 WIB

Sebelum Menemui Dokter, Berikut Pertolongan Pertama pada Radang Tenggorokan

Sebelum Menemui Dokter, Berikut Pertolongan Pertama pada Radang Tenggorokan

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×