Kembangkan Vaksin Corona, Peneliti Selandia Baru Isolasi Virus SARS-CoV-2

Bimo Aria Fundrika
Kembangkan Vaksin Corona, Peneliti Selandia Baru Isolasi Virus SARS-CoV-2
Ilustrasi vaksin Corona Covid-19. (Sumber: Shutterstock)

Peneliti Selandia Baru mengisolasi dan menumbuhkan SARS-CoV-2 untuk mengembangkan vaksin dan obat Corona Covid-19.

Suara.com - Kembangkan Vaksin Corona, Peneliti Selandia Baru Isolasi Virus SARS-CoV-2.

Dalam rangka menemukan vaksin dan obat untuk virus corona baru, Departemen Mikrobiologi dan Imunologi Universitas Otago akan melakukan penelitian untuk mengisolasi dan menumbuhkan SARS-CoV-2, virus yang bertanggung jawab untuk COVID-19.

Virus itu didapat setelah mengambil sampel dari orang yang terinfeksi .

Selandia Baru, sendiri sejauh ini melaporkan 1.160 kasus dan satu kematian. Seperti dilansir Indian Times, Profesor Miguel Quiñones-Mateu, yang akan memimpin tim peneliti, mengatakan salah satu tantangan terbesar tentang COVID-19 adalah seberapa mudah virus itu ditularkan dari satu orang ke orang lain.

Ilustrasi vaksin (Shutterstock)
Ilustrasi vaksin (Shutterstock)

"Hal yang membuatnya berbeda dari influenza atau campak adalah novelnya: kami tidak memiliki kekebalan terhadap virus ini, itu sama sekali baru," katanya.

Penelitian ini akan dilakukan di Laboratorium Pengendalian Fisik dengan keamanan tinggi (PC3) dari universitas Otago. Sebelumnya tim ilmuwan tersebut juga mengembangkan tes coronavirus yang digunakan untuk mendeteksi kasus COVID-19 pertama yang dikonfirmasi di Dunedin.

“Setelah kami memiliki virus, kami akan mengekstrak Ribonucleic Acid (RNA), untuk memberikan kontrol positif untuk diagnosis di semua laboratorium klinis di seluruh negeri. Kami juga ingin mempelajari biologi virus, dan mengevaluasi strategi antivirus dan vaksin,” kata Profesor Quinones-Mateu.

Hingga kini sekitar 50 vaksin coronavirus yang berbeda sedang diuji. Profesor Quinones-Mateu mengatakan setidaknya dua dari mereka sudah dalam uji klinis.

"Sejumlah kelompok penelitian, banyak yang didasarkan pada kolaborasi antara industri dan universitas, bekerja pada hampir 100 pendekatan yang berbeda untuk memblokir replikasi virus, mencari untuk menyembuhkan orang dengan COVID-19," katanya.

Laboratorium Otago memiliki sistem penahanan, ventilasi, pelatihan, dan sistem yang canggih dan akan memungkinkan para peneliti untuk bekerja dengan agen virus aktual yang menyebabkan penyakit ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS