Ya Tuhan, Studi Ungkap 50% Pasien Covid-19 Kritis Tak Bisa Diselamatkan

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 08 April 2020 | 07:15 WIB
Ya Tuhan, Studi Ungkap 50% Pasien Covid-19 Kritis Tak Bisa Diselamatkan
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Ya Tuhan, Studi Ungkap 50 % Pasien Covid-19 Kritis Tak Bisa Diselamatkan.

Sebuah laporan baru mengklaim  hanya setengah dari pasien coronavirus atau Covid-19 dalam perawatan intensif yang berhasil bertahan dalam pertempuran melawan virus yang seringkali mematikan itu. Sementara separuhnya lagi seringkali tak bisa diselamatkan. 

Seperti dilansir dari Mirror, laporan itu dikeluarkan oleh Pusat Penelitian dan Audit Nasional Perawatan Intensif (ICNARC). Mereka menggunakan informasi dari semua kasus Covid-19 yang dilaporkan ke organisasi itu hingga pada 3 April.

Laporan itu menunjukkan bahwa dari 690 pasien yang ditempatkan dalam perawatan intensif di Inggris, Wales dan Irlandia Utara, 346 meninggal. Dari 346 kematian, 259 adalah laki-laki.

Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Temuan itu terungkap ketika Perdana Menteri Boris Johnson dipindahkan ke unit perawatan intensif setelah kondisinya memburuk. Pria berusia 55 tahun itu dirawat di Rumah Sakit St Thomas di London pada hari Minggu, 10 hari setelah ia mengumumkan bahwa ia dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Ia dipindahkan ke perawatan intensif sebagai tindakan pencegahan jika ia membutuhkan ventilasi untuk membantu pemulihannya. Studi ini menunjukkan bahwa hanya 22,4 persen pasien yang dirawat di perawatan intensif dengan pneumonia virus non-Covid-19 antara 2017 dan 2019 meninggal karena penyakit ini.

Namun laporan tersebut menyatakan bahwa karena proporsi yang relatif rendah dari pasien yang telah menyelesaikan perawatan kritis mereka, kehati-hatian harus diperhatikan.

Sebagai informasi, menurut laman Worldometers secara real time pada hari Selasa (7/4/2020) pukul 08.45 WIB menyatakan jumlah kasus di seluruh dunia telah mencapai 1.346.566 orang.

Pasien yang sebelumnya dinyatakan positif dan kini telah mengalami kesembuhan atau negatif Covid-19 tercatat pada angka 278.695 jiwa.

baca juga

Akan tetapi, pasien yang meninggal dunia karena virus ini berjumlah 74.697 atau 21 persennya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ungkap 4 Alasan Anak Muda dengan Covid-19 Bisa Kritis dan Meninggal

Dokter Ungkap 4 Alasan Anak Muda dengan Covid-19 Bisa Kritis dan Meninggal

Health | Senin, 06 April 2020 | 20:05 WIB

Jumlah Kasus Covid-19 Melonjak, AS Hadapi Masa Kritis Seminggu ke Depan

Jumlah Kasus Covid-19 Melonjak, AS Hadapi Masa Kritis Seminggu ke Depan

Video | Senin, 06 April 2020 | 18:35 WIB

Bukan Lagi Lansia, Orang Muda Sehat dengan Covid-19 Berisiko Kritis

Bukan Lagi Lansia, Orang Muda Sehat dengan Covid-19 Berisiko Kritis

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 15:24 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×