Kabar Baik, Obat Klorokuin untuk Corona akan Diproduksi di Dalam Negeri

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 08 April 2020 | 13:06 WIB
Kabar Baik, Obat Klorokuin untuk Corona akan Diproduksi di Dalam Negeri
Sejenis klorokuin yang digunakan sebagai bagian dari pengobatan pasien Covid-19 di Prancis pada Februari 2020. [AFP/Gerard Julien]

Suara.com - Kabar Baik, Obat Klorokuin untuk Corona Akan Diproduksi di Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo sempat menyatakan telah membeli obat klorokuin untuk menangani pasien Covid-19. Kini, obat itu rencananya akan diproduksi sendiri di dalam negeri.

Menurut Commercial Director PT Dexa Medica Bapak V. Hery Sutanto, pemerintah telah mendorong pihaknya untuk segera memproduksi obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien COVID 19. Ia juga mengatakan bahwa bahan baku untuk Hydroxychloroquine juga dapat didatangkan ke Indonesia

"Obat-obatan ini khususnya Hydrochloroquin dan Chhloroquin sangat ditunggu-tunggu oleh para dokter dan pasien Covid-19, bahan bakunya sangat sulit didapat, karena seluruh dunia juga berebut untuk mendapatkan bahan baku obat ini,"ujar Hery dalam keterangan pers yang diterima Suara.com, Rabu (8/4/2020)

Pemberian donasi obat-obatan pada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (dok Dexa)
Pemberian donasi obat-obatan pada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (dok Dexa)

Ia juga mengungkapkan, bahwa saat ini sebanyak 100.000 tablet obat Hydroxychloroquine 200 mg pada tahap pertama, telah siap disalurkan untuk kebutuhan hingga 5.000 pasien Covid-19 di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 dan Rumah Sakit Pemerintah yang menangani pasien Covid-19 di Indonesia.

"Kami juga akan mendonasikan sekitar 240.000 tablet Chloroquine 250 mg atau setara untuk kebutuhan 12.000 pasien COVID-19 di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 dan Rumah Sakit Pemerintah yang menangani pasien Covid-19 di Indonesia," kata Hery.

Apabila nantinya ada Rumah Sakit Swasta yang juga membutuhkan obat-obatan ini karena harus menangani pasien Covid-19, maka akan dilayani sesuai dengan prosedur biasa yang akan dikendalikan mekanisme dan kontrolnya agar bisa tepat sasaran, sesuai urgency kebutuhan yang ada.

Obat-obatan ini adalah obat keras. Penggunaannya hanya untuk pasien yang sakit, bukan untuk pencegahan, sehingga jangan sampai diperdagangkan di luar rumah sakit dan jatuh ke tangan traders, spekulan, ataupun pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Dengan pengawasan yang tepat, donasi obat ini juga diharapkan tidak diperdagangkan dengan harga tidak wajar untuk tujuan meraih keuntungan," kata Hery.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Ada Efek Samping, Obat Corona Klorokuin Masih Digunakan di AS

Meski Ada Efek Samping, Obat Corona Klorokuin Masih Digunakan di AS

Health | Selasa, 07 April 2020 | 21:26 WIB

Amerika Mulai Teliti Klorokuin Sebagai Obat Pencegah Corona Covid-19

Amerika Mulai Teliti Klorokuin Sebagai Obat Pencegah Corona Covid-19

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:21 WIB

BPOM AS Beri Izin Penggunaan Klorokuin Sebagai Obat Darurat Corona Covid-19

BPOM AS Beri Izin Penggunaan Klorokuin Sebagai Obat Darurat Corona Covid-19

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×