Peneliti Temukan Jumlah Virus Corona Covid-19 Lebih Tinggi di Air Selokan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 11 April 2020 | 15:14 WIB
Peneliti Temukan Jumlah Virus Corona Covid-19 Lebih Tinggi di Air Selokan
Ilustrasi limbah air atau selokan atau sungai. (Pexels/@Ian Turnell)

Suara.com - Sebelumnya, sejumlah ahli menyatakan belum ada bukti bahwa virus corona Covid-19 bisa bertahan hidup di air. Tetapi, baru-baru ini virus corona Covid-19 justru ditemukan di limbah atau selokan Massachusetts, Amerika Serikat.

Sebuah studi baru pun menemukan jumlah kontaminasi virus corona Covid-19 di selokan Massachusetts yang jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya.

Para peneliti dari startup biotek Biobot Analytics mulanya mengumpulkan sampel air dari limbah di area metropolitan Amerika Serikat pada akhir Maret 2020.

Eric Alm salah satu peneliti menekankan bahwa belum ada tinjauan dan bukti kalau masyarakat tidak berisiko tertular virus corona Covid-19 dari air limbah. Tetapi, kontaminasi virus corona Covid-19 di air limbah mungkin berpotensi menyebar luas.

"Meskipun partikel virus itu tidak aktif atau tidak mampu lagi menginfeksi manusia. Tetapi, partikel virus mungkin masih membawa bahan gentik yang bisa dideteksi menggunakan pendekatan CPR (polymerase chain reaction) yang menguatkan sinyal genetik," kata Alm dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Para peneliti bersama dengan tim dari Massachussetts Institute of Technology, Harvard dan Brigham dan Womens's Hospital pun telah menganalisis sampel dan menemukan jumlah partikel virus corona Covid-19 yang terdapat pada limbah air.

Hasilnya, jumlah virus corona Covid-19 yang mengontaminasi limbah air setara dengan banyaknya 2.300 orang yang terinfeksi virus corona jenis baru ini.

Sedangkan, sekarang ini hanya ada 446 kasus virus corona Covid-19 yang terdeteksi di Massachussets. Data ini lebih sedikit dari jumlah virus corona Covid-19 yang mengontaminasi air limbah.

Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

"Data ini sangat menarik karena perkiraan kami jelas lebih tinggi daru jumlah kasus yang terkonfirmasi di daerah tersebut," kata Mariana Matus, CEO dan co-founder Biobot.

baca juga

Berdasarkan temuan para peneliti ini, pejabat kesehatan setempat pun telah menduga mungkin ada ratusan kasus virus corona Covid-19 yang belum terdeteksi di daerah tersebut.

"Mereka (pejabat kesehatan) bisa memercayai bahwa angka kasus dari perkiraan kita masuk akal, artinya ada kemungkinan benar," kata Matus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Tertular Pasien Positif, Bayi Berstatus PDP Corona Meninggal Dunia

Tak Tertular Pasien Positif, Bayi Berstatus PDP Corona Meninggal Dunia

News | Sabtu, 11 April 2020 | 15:13 WIB

Penerima Bansos Harus Muslim, Dinsos Babel: Kami Tak Berniat Diskriminasi

Penerima Bansos Harus Muslim, Dinsos Babel: Kami Tak Berniat Diskriminasi

News | Sabtu, 11 April 2020 | 14:53 WIB

Masa Isolasi Mandiri Picu Serangan Panik, Atasi dengan Latihan Pernapasan!

Masa Isolasi Mandiri Picu Serangan Panik, Atasi dengan Latihan Pernapasan!

Health | Sabtu, 11 April 2020 | 15:05 WIB

Terkini

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

×