Ketahui 2 Faktor Penyebab Pasien Corona Covid-19 Jalani Perawatan Intensif!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 14 April 2020 | 15:38 WIB
Ketahui 2 Faktor Penyebab Pasien Corona Covid-19 Jalani Perawatan Intensif!
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Ada beberapa faktor yang menempatkan pasien virus corona Covid-19 haru menjalani perawatan intesif. Dalam kondisi ini, usia dan berat badan termasuk dua faktor yang memengaruhi kondisi pasien virus corona Covid-19.

Para peneliti dari New York University pun mengakui fator tertentu seperti usia, obesitas dan penyakit kronis bisa meningkatkan risiko pasien virus corona Covid-19 dalam kondisi serius dan butuh ke unit perawatan intensif.

Sejauh ini, para peneliti dari Grossman School of Medicine yang melibatkan 4.103 pasien dari 1 Maret hingga 2 April 2020 menemukan bahwa usia dan penyakit kronis (khususnya penyakit kardiovaskular dan diabetes) memengaruhi kondisi pasien virus corona Covid-19.

Selain itu, obesitas juga merupakan faktor utama yang menyebabkan pasien corona Covid-19 membutuhkan perawatan intensif.

"Faktor risiko yang kami identifikasi untuk rawat inap pasien virus corona Covid-19, sebagian besar mirip dengan semua jenis penyakit kronis yang membutuhkan rawat inap dan perawatan intensif di ICU," jelas peneliti dikutip dari NY Post.

ilustrasi pasien virus corona Covid-19 (Shutterstock)
ilustrasi pasien virus corona Covid-19 (Shutterstock)

Para peneliti juga terkejut bahwa kanker dan penyakit paru kronis lainnya justru tidak meningkatkan risiko pasien virus corona Covid-19.

Saat ini, usia lanjut adalah faktor yang paling utama seorang pasien virus corona Covid-19 menjalani rawat inap dan perawatan intensif.

Sebanyak 54 persen pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit pun berusia 65 tahun. Orang usia lanjut memang sangat rentan terhadap penyakit pernapasan akibat virus sehingga membutuhkan rawat inap serta perawatan intensif di ICU.

Dalam sebuah studi terpisah, para peneliti di NYU Langone Health menemukan bahwa pasien di bawah usia 60 tahun berisiko lebih tinggi menjalani rawat inap karena komplikasi virus corona Covid-19 jika mengalami obesitas.

baca juga
Pasien corona. (Antara)
Pasien corona. (Antara)

Laporan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Infection Diseases ini melibatkan sebanyak 3.615 pasien yang positif virus corona Covid-19 sejak 4 Maret 2020.

Para peneliti juga menemukan pasien di bawah usia 60 tahun yang dianggap obesitas sesuai standar BMI hampir 2 kali lipat berisiko menjalani perawatan intensif dan berada dalam kondisi kritis ketika terinfeksi virus,

"Temuan ini memiliki implikasi penting dan praktis, yang mana hampir 40 persen orang dewasa di AS mengalami obesitas," ujar para peneliti.

Sayangnya, obesitas pada orang di bawah usia 60 tahun adalag faktor epidemiologis yang baru diidentifikasi dan bisa berkontribusi pada peningkatan morbiditas di Amerika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyikapi Virus Corona, Merefleksikan Solidaritas Bangsa

Menyikapi Virus Corona, Merefleksikan Solidaritas Bangsa

Your Say | Selasa, 14 April 2020 | 15:33 WIB

Jokowi Minta Jajarannya Waspadai Dampak Lanjutan Covid-19 di Tahun Depan

Jokowi Minta Jajarannya Waspadai Dampak Lanjutan Covid-19 di Tahun Depan

News | Selasa, 14 April 2020 | 15:32 WIB

Asmirandah Kangen Liburan di Tengah Pandemi Virus Corona

Asmirandah Kangen Liburan di Tengah Pandemi Virus Corona

Entertainment | Selasa, 14 April 2020 | 15:35 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×