Boleh Ditiru, Tips Farah Quinn Agar Anak Terbiasa Makan Sayur dan Buah

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Senin, 20 April 2020 | 16:35 WIB
Boleh Ditiru, Tips Farah Quinn Agar Anak Terbiasa Makan Sayur dan Buah
Farah Quinn berbagi tips membiasakan anak makan buah dan sayur sejak dini. (Dok. Youtube/Farah Quinn)

Suara.com - Boleh Ditiru, Tips Farah Quinn Agar Anak Terbiasa Makan Sayur dan Buah

Asupan makanan sehat, khususnya buah dan sayur sering mendapat penolakan dari anak-anak. Padahal, serat merupakan hal yang penting dikenalkan pada anak sejak dini, karena di dalamnya terdapat berbagai nutrisi untuk mendukung proses tumbuh kembang mereka.

Sayuran dan buah juga bisa menjaga pencernaan anak agar tetap sehat dan mengurangi risiko obesitas. Hal ini dapat berpengaruh pada kualitas kehidupan mereka di masa yang akan datang.

Sayangnya, banyak orangtua seakan memaklumi jika anak-anak mereka tak menyukai sayur dan buah. Padahal, kebiasaan buruk ini secara tak disadari justru dimulai dari kita, para orangtuanya.

Lalu, apa yang harus dilakukan orangtua agar si kecil suka makan sayur dan buah, serta makanan sehat lainnya sejak dini? Celebrity Chef, Farah Quinn punya tips bermanfaat untuk hal tersebut.

"Topik kali ini, saya akan membahas tentang satu hal yang bagi saya penting sekali. Yaitu bagaimana cara agar anak kita suka makan sayur. Karena saya lihat masih banyak sekali di sini yang berpikir kalau anak kecil itu semuanya ngga suka sayur, padahal itu sama sekali tidak benar," ungkapnya dalam sebuah video di channel YouTubenya.

Menurut Farah Quinn, hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat anak suka makan sayur dan buah adalah dengan membentuk citarasa mereka sejak dini.

"Pertama saya mau bicara tentang palate bayi kita. Palate artinya citarasa dari mulut bayi kita. Bayi yang baru lahir mereka itu kan citarasa mulutnya masih murni sekali. Mereka belum pernah mencoba makanan apapun, selain mencicipi ASI atau susu formula," jelas ibu dua anak ini.

Untuk itu, lanjut Farah Quinn, berikanlah mereka asupan pertama yang natural dan sehat. Jangan pernah memberikan apapun yang mengandung gula pasir dan garam.

baca juga

Jika harus memberikan susu formula, lanjut Farah Quinn, pilihlah yang tidak mengandung pemanis buatan seperti sucrose dan high fructose corn syrup di dalamnya. Pakailah susu formula yang tidak pakai pemanis tambahan.

Begitupun, kata dia dengan pemberian bubur instan yang rasanya lebih manis karena mengandung gula atau pemanis artificial. Jika dari awal si kecil sudah makan makanan yang mengandung zat tersebut, tentu saja mereka akan menolak makan sayur dan buah, yang rasanya tidak semanis bubur instan.

"Untuk 1-2 tahun pertama, kalau saya sih menekankan 1 tahun pertama, sebaiknya apapun yang kita kasih ke bayi atau anak kita adalah sesuatu yang tidak mengandung garam dan gula pasir," jelasnya lagi.

Selain menjauhkan anak dari makanan sehat, penggunaan gula dan garam bisa berdampak buruk terhadap anak-anak. Misalnya garam yang tak baik bagi kinerja ginjal anak yang masih lemah, atau gula yang mengganggu kesehatan mulut dan membuat anak menjadi lebih hiperaktif.

Lantas, apa yang harus diberikan pada bayi saar asupan pertama mereka agar mereka bisa terbiasa dengan rasa sayur dan buah? Farah Quinn menyarankan untuk memberikan sayuran yang tidak manis, seperti buncis.

"Asupan pertama biasanya 4-6 bulan tergantung setiap anak. Biasanya kalau anak-anak saya, saya mulai dengan buncis, dikukus atau rebus, kasih air yang matang dan blender," jelasnya lagi

Kalau sudah terbiasa dengan asupan tersebut, baru mulai beralih ke sayuran yang lebih manis. Misalnya kacang polong, wortel, labu hingga ubi jalar. Ingat, semua ini harus diberikan tanpa tambahan garam ataupun gula hingga mereka berusia satu tahun dan bisa mengonsumsi makanan rumahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kue Tanpa Lemak ala Farah Quinn, Ini Resepnya!

Kue Tanpa Lemak ala Farah Quinn, Ini Resepnya!

Lifestyle | Senin, 20 April 2020 | 09:53 WIB

Resep Bolu Gulung Stroberi ala Farah Quinn, Ajak Anak Masak di Rumah Aja

Resep Bolu Gulung Stroberi ala Farah Quinn, Ajak Anak Masak di Rumah Aja

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2020 | 11:00 WIB

Zodiak Kesehatan 7 April 2020: Taurus, Perbanyak Makan Sayur, Ya!

Zodiak Kesehatan 7 April 2020: Taurus, Perbanyak Makan Sayur, Ya!

Health | Selasa, 07 April 2020 | 06:23 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×