Waspada! Empat Kondisi Mata ini Bisa Jadi Gejala Infeksi Virus Corona

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 02 Mei 2020 | 14:41 WIB
Waspada! Empat Kondisi Mata ini Bisa Jadi Gejala Infeksi Virus Corona
infeksi mata merah (ilustrasi/shutterstock)

Suara.com - Para peneliti di Institut Nasional untuk Penyakit Menular di Italia telah menemukan virus corona dapat bertahan di mata hingga 21 hari. Menurut laporan yang diterbitkan di Journal Annals of Internal Medicine, ada gejala di mata yang menandakan infeksi virus corona.

Melansir dari Express, pasien Covid-19 pertama Italia yang dikonfirmasi menunjukkan tanda-tanda virus di matanya yang bahkan bertahan lama setelah virus meninggalkan tubuhnya.

Ini menandakan bagaimana mata bisa menyimpan petunjuk kemungkinan infeksi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa kongesti konjungtiva adalah gejala Covid-19.

Gejala konjungtivitis virus bervariasi, namun ditandai dengan mata merah dan mengeluarkan air yang berlebihan. Kelopak mata juga bisa menjadi bengkak dan sensitif terhadap cahaya.

Konjungtivitis di mata terjadi karena peradangan konjungtiva yang merupakan membran tipis dan transparan yang menutupi bagian putih mata bagian dalam kelopak mata.

Ilustrasi pria sakit mata. (Unsplash/christopher lemercier)
Ilustrasi pria sakit mata. (Unsplash/christopher lemercier)

Kondisi ini berkembang karena penumpukan peradangan yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus termasuk Covid-19.

Beberapa gejala yang dijelaskan oleh pasien termasuk mata kemerahan, mata mengganjal seperti berpasir atau keluarnya air mata.

Vincente Diaz, dokter mata merinci gejala peringatan yang ditemukan di mata menandakan kemungkinan infeksi Covid-19.

“Banyak penyakit virus dapat mempengaruhi mata, biasanya menyebabkan tipe konjungtivitis folikular. Kami belajar bahwa Covid-19 dapat memengaruhi konjungtiva pada persentase orang yang rendah," kata dokter Diaz.

"Mereka yang menunjukkan gejala okular menular, artinya virus dapat ditularkan melalui sekresi mata," tambahnya

Perawat AS, Chelsey Earnest berbicara kepada CNN untuk memperingatkan tanda peringatan lain yang tidak biasa ditemukan di mata.

"Ini adalah sesuatu yang saya saksikan pada semua pasien. Mereka memiliki, seperti alergi pada mata," kata Earnest.

“Bagian putih mata tidak merah. Ini lebih seperti mereka memiliki bayangan mata merah di bagian luar mata mereka," tambahnya.

Melansir dari CNN, Earnest menyatakan bahwa rumah sakitnya memiliki pasien yang hanya memiliki gejala mata merah sebagai satu-satunya gejala. Pasien tersebut bahkan meninggal setelah dirawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Mobkas Anjlok, Momentum Upgrade Mobil?

Harga Mobkas Anjlok, Momentum Upgrade Mobil?

Otomotif | Sabtu, 02 Mei 2020 | 14:20 WIB

Ternyata Jepang Tidak Melakukan Tes Corona Secara Masif, Ini Alasannya

Ternyata Jepang Tidak Melakukan Tes Corona Secara Masif, Ini Alasannya

News | Sabtu, 02 Mei 2020 | 14:07 WIB

Bawaslu Sleman: Jangan Manfaatkan Wabah COVID-19 untuk Kampanye Terselubung

Bawaslu Sleman: Jangan Manfaatkan Wabah COVID-19 untuk Kampanye Terselubung

Jogja | Sabtu, 02 Mei 2020 | 14:06 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB