Bisakah Pendingin Udara Menyebarkan Virus Corona Covid-19?

M. Reza Sulaiman | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2020 | 12:19 WIB
Bisakah Pendingin Udara Menyebarkan Virus Corona Covid-19?
ilustrasi virus Corona Covid-19 bisa menyebar karena pendingin udara? [Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Bisakah Pendingin Udara Menyebarkan Virus Corona? Ini Kata Ahli

Sebagai virus baru, tentu masih banyak pertanyaan yang muncul seputar virus corona. Salah satu yang baru saja muncul adalah soal apakah pendingin udara (AC) dapat menyebarkan virus corona.

Hal ini berawal dari sebuah studi yang menyebutkan bahwa wabah Covid-19 yang terjadi di sebuah restoran di China disebabkan oleh penggunaan pendingin udara di lokasi tersebut.

Dikutip dari Healthline, para peneliti mengkaji wabah yang terjadi di antara tiga keluarga yang sedang makan siang di restoran di Guangzhou pada 23 Januari lalu.

Mereka tak percaya bahwa sumber virusnya adalah seorang nenek berusia 63 tahun yang saat itu tidak menunjukkan gejala apapun.

Nenek tersebut berkunjung ke Guangzhou dari Wuhan bersama keluarganya. Dari kasus tersebut, sembilan orang jatuh sakit. Restoran tersebut tidak memiliki jendela.

ilustrasi AC alias pendingin udara. [Shutterstock]
ilustrasi AC alias pendingin udara. [Shutterstock]

Akhirnya para peneliti menyimpulkan kemungkinan pendingin udara yang meniupkan droplet nenek tersebut, karena 73 pelanggan dan 8 pekerja lainnya tidak ada yang jatuh sakit.

Akan tetapi menurut Dr William Schaffner, ahli penyakit menular dari Vanderbilt University Medical Center di Tennessee mengatakan sejauh ini baru ada satu laporan penularan airborne dari alat sejenis pendingin udara dan baginya itu adalah kejadian yang tidak umum.

"Kami belum mendapatkan laporan di Amerika Serikat sini soal adanya infeksi yang disebutkan berasal dari pendingin udara," katanya.

Pendapat lain dari Dr Amesh Adalja, FIDSA, sarjana senior dari penyakit menular, persiapan pandemi, dan biosecurity dari Johns Hopkins University Center for Health Security, menyatakan bahwa studi tersebut menarik.

Menurutnya butuh ada kondisi yang luar biasa untuk melihat penyebaran semacam ini, namun ia menambahkan hal tersebut bukanlah sesuatu yang merepresentasikan penyebaran pada umumnya.

Dr Amesh mengatakan restoran-restoran mungkin harus memodifikasi susunan meja dan bangkunya agar membuatnya tidak terlalu berdekatan dan mencegah hal semacam tersebut terjadi.

Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].
Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].

William P. Bahnfleth, PhD, PE, profesor teknik dari Pennsylvania State University menyoroti bagian studi yang mengatakan tidak adanya suplai udara luar dan kipas exhaust yang tidak menyala.

Sehingga merujuk pada kesimpulan bahwa penularan aerosol SARS-CoV-2 akibat ventilasi udara yang buruk bisa jadi menjelaskan bagaimana penyebaran Covid-19.

Namun menurut Bahnfleth, sistem pendingin udara yang bekerja dengan baik di restoran tersebut memberikan ventilasi yang cukup baik dan memiliki penyaringan yang baik yang bisa menurunkan konsentrasi SARS-CoV-2 di udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Sentuh 1.000, Kini Jumlah Pasien RS Wisma Atlet Jadi 965 Orang

Sempat Sentuh 1.000, Kini Jumlah Pasien RS Wisma Atlet Jadi 965 Orang

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 12:04 WIB

Five Eyes Bantah Pernyataan Donald Trump Tentang Asal Usul Virus Corona

Five Eyes Bantah Pernyataan Donald Trump Tentang Asal Usul Virus Corona

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 12:07 WIB

CEK FAKTA Covid-19: Benarkah Jaringan 5G Melemahkan Imunitas Tubuh?

CEK FAKTA Covid-19: Benarkah Jaringan 5G Melemahkan Imunitas Tubuh?

Video | Rabu, 06 Mei 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB