Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Organ Intim Wanita Kering

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2020 | 01:30 WIB
Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Organ Intim Wanita Kering
Ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Organ Intim Wanita Kering

Banyak orang menganggap bahwa organ intim wanita atau vagina yang kering adalah masalah sepele. Padahal organ intim yang kering dapat menyebabkan ketidaknyamanan di daerah panggul dan vagina.

Kekeringan vagina juga dapat menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual, sensasi terbakar atau gatal, nyeri, hingga kehilangan minat dalam seks, tapi apa sebenarnya yang membuat vagina kering?

Seperti dilansir dari Healthshot, turunnya tingkat estrogen adalah penyebab utama kekeringan pada vagina. Seiring bertambahnya usia wanita, mereka memproduksi lebih sedikit estrogen dan ini mengarah ke akhir menstruasi.

Singkatnya, menopause adalah tahap kehidupan pada wanita ketika tubuh mereka berhenti membuat estrogen. Ketika seorang wanita menghasilkan estrogen pada tingkat normal, vaginanya memiliki lapisan kelembaban alami yang membuatnya lembut, dilumasi, dan elastis.

Penurunan kadar estrogen atau berkurangnya produksi menyebabkan vagina menipis dan kehilangan lapisan, yang menyebabkan gatal, kekeringan, serta iritasi.

Namun, menopause bukan satu-satunya kondisi yang menyebabkan penurunan produksi estrogen. Ada faktor-faktor lain yang berkontribusi, seperti stres, menyusui, merokok, depresi, dan melahirkan

Sebenarnyam ada beberapa cara juga untuk membuatnya tetap terlubrikasi.

Sebagian besar wanita dengan kekeringan vagina kronis mempertimbangkan pilihan perawatan yang meliputi pelumas, penggantian estrogen, perubahan gaya hidup dan diet, atau kombinasi dari semua ini.

Beberapa perubahan pola makan dan gaya hidup juga dapat membantu.

Jika Anda mengonsumsi banyak minuman berkafein dan alkohol dan asupan air Anda sepanjang hari tidak mencukupi dapat memengaruhi cairan vagina Anda.

Kurangnya lemak sehat dalam diet rutin Anda juga bisa menjadi faktor dalam mempengaruhi cairan vagina.

Diet yang kaya akan asam lemak dapat membantu menghasilkan pelumasan vagina tambahan. Biji bunga matahari, labu mentah, biji wijen, dan ikan adalah sumber asam lemak yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singapura Longgarkan Lockdown, 6 Perubahan Vagina Setelah Menopause

Singapura Longgarkan Lockdown, 6 Perubahan Vagina Setelah Menopause

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 08:27 WIB

WAJIB BACA! Penyebab Organ Intim Bau Bawang, Keluar Flek Batalkah Puasa?

WAJIB BACA! Penyebab Organ Intim Bau Bawang, Keluar Flek Batalkah Puasa?

Health | Sabtu, 02 Mei 2020 | 06:45 WIB

Tercium Bau Bawang pada Organ Intim, Ahli Ungkap Sebabnya

Tercium Bau Bawang pada Organ Intim, Ahli Ungkap Sebabnya

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB