Gemar Nonton Selama Karantina Bisa Perbaiki Kesehatan Mental, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Minggu, 10 Mei 2020 | 17:25 WIB
Gemar Nonton Selama Karantina Bisa Perbaiki Kesehatan Mental, Benarkah?
Ilustrasi menonton streaming film lewat gadget. [Shutterstock]

Suara.com - Gemar Nonton Selama Karantina Bisa Perbaiki Kesehatan Mental, Benarkah?

Tiap orang punya cara sendiri dalam melewati masa pandemi virus corona atau Covid-19. Banyak yang mengisi waktu luang selama karantina dengan maraton menonton drama Korea (Selatan) atau film serial lainnya.

Menurut studi yang dilakukan di University of Buffalo, strategi sosial nontradisional seperti hal tersebut mampu memenuhi kebutuhan sosial yang terkait dengan kesehatan mental.

Profesor psikologi University at Buffalo dan salah satu penulis studi tersebut, Shira Gabriel, PhD, menyatakan bahwa kini tak perlu merasa bersalah menonton maraton acara favorit Anda.

Ilustrasi streaming video. [Shutterstock]
Ilustrasi streaming video. [Shutterstock]

"Hal itu bisa jadi bagus untukmu. Ada banyak hal untuk memenuhi kebutuhan koneksi sosial," katanya, dikutip dari Healthline.

Di sisi lain, Krystine Batcho, profesor psikologi di Le Moyne College New York mengatakan terus terisolasi atau jaga jarak sosial dan mengandalkan aktivitas seperti menonton, makan makanan favorit atau bermain game bukanlah pengganti jangka panjang dari interaksi dengan orang lain.

Akan tetapi dalam masa physical distancing, tentu interaksi seperti ini akan sulit dilakukan, sehingga hal-hal tersebut di atas bisa dipertimbangkan menjadi pengganti yang baik.

Batcho menjelaskan, dengan mengingatkan kita bahwa hidup terus berjalan, tetap terikat pada aktivitas yang familier mengingatkan kita bahwa begitu juga dengan hubungan kita.

"Seperti halnya kita masih dapat menonton acara atau mendengar musik favorit kita, kita dapat mengandalkan teman dan kerabat kita untuk tetap ada bagi kita, meski sedang berjarak," ujarnya.

Kegiatan tersebut juga bisa mengingatkan kita bahwa kita tidak sendirian, lanjutnya.

Rasa nostalgia yang datang saat menonton film dan lain-lain dapat memenuhi kebutuhan sosial pada derajat tertentu dengan membantu kita mengungkap diri kita dalam jejaring sosial kita.

Gabriel menyebut pandemi ini adalah saat yang tepat untuk mencari cara baru untuk saling terkoneksi.

"Jika sesuatu membuatmu merasa terkoneksi dan bahagia, maka lakukanlah. Jika kamu mulai merasa tidak bahagia, cobalah hal baru lainnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Orang Dewasa, Karantina Juga Berdampak pada Kesehatan Mental Anak

Tak Hanya Orang Dewasa, Karantina Juga Berdampak pada Kesehatan Mental Anak

Health | Sabtu, 02 Mei 2020 | 15:12 WIB

Pandemi Covid-19, Lakukan 5 Hal Ini untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

Pandemi Covid-19, Lakukan 5 Hal Ini untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

Health | Kamis, 16 April 2020 | 11:55 WIB

Jaga Kesehatan Mental, Orangtua Jadi Benteng Anak Agar Tidak Stres

Jaga Kesehatan Mental, Orangtua Jadi Benteng Anak Agar Tidak Stres

Health | Senin, 13 April 2020 | 16:31 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB