Daging dan Opor Lebaran Bisa Tetap Sehat, ini Tiga Trik yang Perlu Diikuti

Sabtu, 23 Mei 2020 | 18:15 WIB
Daging dan Opor Lebaran Bisa Tetap Sehat, ini Tiga Trik yang Perlu Diikuti
Ilustrasi opor ayam saat lebaran (Pixabay/polymanu)

Suara.com - Opor, daging, makanan bersantan, hingga ketupat memang sering kali menjadi makanan khas lebaran. Sayangnya makanan-makanan tersebut berlemak dan mengandung karbohidrat tinggi yang bisa memengaruhi kesehatan.

Oleh karena itu dilansir dari Hello Sehat, berikut adalah beberapa siasat yang bisa Anda lakukan untuk membuat makanan lebaran Anda tetap sehat.

Gunakan bahan alternatif untuk santan kental

Makanan bersantan seperti opor dan kari menjadi makanan khas lebaran. Santan mengandung kadar lemak yang tinggi sehingga tetap harus dibatasi penggunannya.

Santan kental mengandung kalori sebesar 792 kkal di mana sebagain besar berasal dari lemak. Sementara kandungan kalori santan encer sekitar 400 kkal.

Anda bisa menyiasati penggunaan santan dengan menggunakan santan encer yang sudah diperas dengan air berkali-kali. Anda juga bisa menggantinya dengan susu rendah lemak sebagai campuran masakan Anda untuk menambah rasa gurih.

Gunakan daging rendah lemak

Beda daging, berbeda pula tekstur serta kandungan lemak dan zat gizinya.

Pada daging sapi, Anda bisa memilih jenis daging sapi yang rendah lemak yaitu has luar (sirloin) dan bagian paha belakang. Hindari bagian perut dan tulang iga yang terdapat tinggi lemak.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 949 Orang, Jubir: Ikuti Pesan Pemerintah!

Pada daging ayam, hindari kulit ayam dan daging yang berwarna gelap. Hindari juga bagian sayap ayam yang mengandung banyak lemak terutama jika disajikan dengan kulitnya.

Ketupat Sayur. (Shutterstock)
Ketupat Sayur. (Shutterstock)

Ganti jenis beras pada ketupat

Beras putih memiliki kadar gula dan karbohidrat tinggi, maka ada baiknya Anda mengganti dengan beras merah sebagai alternatif.

Beras putih bisa kehilangan serat, zat besi, dan sebagian besar vitamin B dalam proses pemakasan. Tetapi, beras cokelat dan beras merah masih memiliki kandungan gizi yang lengkap meskipun melalui pemrosesan yang minimum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI