Rahang Digerogoti Tumor, Wajah Perempuan Ini Direkonstruksi dari Kaki

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Selasa, 26 Mei 2020 | 11:31 WIB
Rahang Digerogoti Tumor, Wajah Perempuan Ini Direkonstruksi dari Kaki
Ilustrasi rahang. (Shutterstock)

Suara.com - Tahun lalu, Gill Wood (47) pergi ke dokter gigi untuk memeriksakan bengkak di giginya. Ia merasakan nyeri dan rasa tertusuk-tusuk di rahangnya yang terus berlanjut.

Ternyata, ditemukan ada tumor di bagian bawah rahangnya. Ibu kedua anak ini mengaku sempat terkejut saat mengetahui adanya tumor langka yang disebut ameloblastoma itu di lehernya, namun lega saat dokter mengatakan tumor tersebut jinak.

Sayangnya, tumor tersebut telah menggerogoti rahangnya, sehingga ia harus menjalani 13 jam operasi untuk mengangkat tumor dan merekonstruksi rahangnya.

Untuk merekontruksi rahangnya, dokter menggunakan tulang, arteri, ligamen, dan jaringan lunak dari kakinya untuk melakukan prosedur kompleks tersebut.

Rahang Gill Wood Digerogoti Tumor. (Metro/SWNS)
Rahang Gill Wood Digerogoti Tumor. (Metro/SWNS)

"Mereka memperingatkanku bahwa aku bisa tak lagi mampu berbicara, makan, dan merasakan, namun enam bulan setelahnya aku kembali normal," ujarnya, dikutip dari Metro UK.

Gill sempat memberitahukan pada suami dan kedua anaknya bahwa ia hanya mengalami sakit gigi biasa, bukannya muncul tumor.

Kini Gill harus belajar untuk menelan dan makan lagi, menggunakan kaca sebagai alat bantu ketika waktu makan karena ia tak yakin di mana letak mulutnya.

Meskipun trakeotominya diangkat, ia kembali bisa berbicara. Ia mengaku bahwa rahangnya terasa sangat menyakitkan saat proses tersebut.

"Aku tak berbicara selama 10 hari setelah operasi. Para dokter bercanda bahwa jika aku terus menutup mulut, aku mungkin takkan merasa sakit, dan ternyata mereka benar," tutur Gill.

Lidahnya akan tetap mati rasa, dan ia kehilangan dua gigi karena operasi tersebut. Tapi Gill merasa beruntung ada banyak kemajuan yang ia alami hanya dalam waktu singkat.

Gill akan menjalani pindaian secara rutin tiap tahunnya karena ada 10 persen kemungkinan tumor tersebut akan muncul kembali.

"Masih sakit saat berbicara dan terkadang aku berlebihan melakukannya sehingga aku sedang belajar untuk mencoba diam," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adi Kurdi Punya Riwayat Tumor Otak, Ketahui Jenis-jenisnya!

Adi Kurdi Punya Riwayat Tumor Otak, Ketahui Jenis-jenisnya!

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:05 WIB

Irrfan Khan Sempat Alami Infeksi Usus Besar, Ini Gejala dan Penyebabnya!

Irrfan Khan Sempat Alami Infeksi Usus Besar, Ini Gejala dan Penyebabnya!

Health | Kamis, 30 April 2020 | 16:23 WIB

Ketahui Gejala Tumor Neuroendokrin, Penyakit yang Diderita Irrfan Khan

Ketahui Gejala Tumor Neuroendokrin, Penyakit yang Diderita Irrfan Khan

Health | Kamis, 30 April 2020 | 15:08 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB