Array

Sekolah akan Dibuka, Siswa TK dan SD di Singapura Diberi Face Shield

Jum'at, 29 Mei 2020 | 06:25 WIB
Sekolah akan Dibuka,  Siswa TK dan SD di Singapura Diberi Face Shield
Ilustrasi siswa di Singapura kenakan Face Shield. (dok: Facebook/Desmond Lee)

Suara.com - Sekolah akan Dibuka, Siswa TK dan SD di Singapura Diberi Face Shield

Kondisi pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa manusia untuk bisa beradaptasi dengan situasi.

Salah satunya yang aktivitas yang juga mesti beradaptasi ialah sekolah.

Beberapa negara telah memutuskan untuk segera membuka sekolah, seperti salah satunya Singapura.

Siswa pra-sekolah atau TK dan sekolah dasar di Singapura akan kembali ke sekolah pada 3 Juni 2020.

Ilustrasi siswa di SIngapura kenakan Face Shield. (dok: Facebook/Desmond Lee)
Ilustrasi siswa di SIngapura kenakan Face Shield. (dok: Facebook/Desmond Lee)

Sebelum mulai aktivitas sekolah, para siswa akan diberikan pelindung wajah atau face shield sebagai ganti masker wajah, demikian diumumkan Yayasan Temasek, Senin (25/5).

Selain itu, semua siswa dari tingkat pra-sekolah hingga pendidikan khusus dan Peguruan Tinggi Junior akan diberi masing-masing dua botol handsanitiser.

Satu botol handsanitiser berukuran 50ml yang dapat diisi ulang, dan berukuran 500ml.

Mengutip dari AsiaOne, Yayasan Temasek bekerjasama dengan Badan Pengembangan Anak Usia Dini (ECDA) dan Kementerian Pendidikan Singapura (MOE) dalam melaksanakan pembagian tersebut.

Baca Juga: Update 28 Mei: 6929 Orang Positif Corona di DKI, 514 di Antaranya Meninggal

Face shield dan handsanitizer diperkirakan akan diterima oleh semua sekolah hingga 8 Juni 2020. Namun, keterlambatan mungkin bisa saja terjadi.

Sementara itu pihak yayasan menyarankan orangtua memakaikan anak-anak prasekolah dan sekolah dasar untuk mengenakan masker wajah yang sudah mereka miliki sampai mereka menerima face shield.

"Beberapa siswa mungkin tidak menerima barang-barang pada hari pertama mereka kembali ke sekolah. Jika ini masalahnya, kami mendorong orangtua untuk memastikan anak-anak pra-sekolah dan sekolah dasar mereka menggunakan masker mereka sendiri atau pelindung wajah di sekolah untuk sementara," kata yayasan itu.

Lebih lanjut, semua guru dan staf prasekolah juga akan diberikan pelindung wajah.

Jamie Ang, kepala eksekutif ECDA, mengatakan bahwa pelindung wajah dan handsanitiser sangat penting untuk memastikan praktik kesehatan yang aman.

“Kontribusi ini akan membantu komunitas kami tetap aman dari Covid, saat kami bersiap untuk melanjutkan layanan secara bertahap mulai 2 Juni,” kata Ang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI