Tes Hipotiroid Kongenital Bisa Cegah Gangguan Pertumbuhan Pada Anak

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 14:28 WIB
Tes Hipotiroid Kongenital Bisa Cegah Gangguan Pertumbuhan Pada Anak
ilustrasi bayi

Suara.com - Tes Hipotiroid Kongenital Bisa Cegah Gangguan Pertumbuhan Pada Anak

Bayi baru lahir disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan tes hipotiroid kongenital. 

Konsultan Endokrinologi anak Dr. Frida Soesanti, SP.A(K), mengatakan hal itu harus dilakukan sebagai upaya pencegahan agar anak tidak mengalami gangguan pertumbuhan, terutama perkembangan pada anaknya otak.

Kata Frida Soesanti, hipotiroid kongenital merupakan gangguan fungsi kelenjar tiroid yang bisa terjadi sejak bayi baru lahir.

"Harus di screening karena pada saat lahir gak terlihat gejalanya. Tapi makin lama kelihatan gejalanya," jelasnya dalam siaran langsung melalui Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Selasa (2/6/2020).

Frida menyampaikan, kelenjar tiroid sangat dibutuhkan tubuh karena berfungsi untuk mendukung tumbuh kembang anak, terutama bagian otak.

Sehingga anak yang mengalami hipotiroid kongenital berisiko mengalami penurunan IQ secara drastis.

"Begitu kurang tiroid maka dampaknya otaknya rusak, IQ turun dan itu tidak bisa kita kembalikan," katanya.

Kekurangan hormon tiroid yang dialami bayi tidak bisa disembuhkan. Meski begitu, jika pemeriksaan dilakukan sedini mungkin masih ada harapan perkembangan otak bayi tetap normal.

"Bisa terapi. Kalau terdeteksi sejak awal, IQ anak akan baik-baik saja. Screening fungsinya untuk deteksi dini sebelum muncul gejala," ucapnya.

Hipotiroid kongenital menunjukan gejala seperti kulit dan mata menguning, rambut kering dan rapuh, juga lengan dan tungkai pendek.

Jika gejala tersebut muncul, Frida mengatakan bahwa bayi sudah terjadi kerusakan otak. Konsekuensi jangka panjangnya adalah, anak akan mengalami gangguan intelektual dimasa mendatang.  
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDAI Ingatkan Pentingnya Tes Hipotiroid Kongenital Pada Bayi Baru Lahir

IDAI Ingatkan Pentingnya Tes Hipotiroid Kongenital Pada Bayi Baru Lahir

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:02 WIB

Pertama di Dunia, Bayi Baru Lahir Berhasil Transplantasi Sel Hati

Pertama di Dunia, Bayi Baru Lahir Berhasil Transplantasi Sel Hati

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 18:22 WIB

Feses Bayi Baru Lahir Berwarna Hitam, Normal Enggak Sih?

Feses Bayi Baru Lahir Berwarna Hitam, Normal Enggak Sih?

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB