Studi: Pernah Keguguran Berisiko Lebih Tinggi Kena Diabetes Tipe 2

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 13:30 WIB
Studi: Pernah Keguguran Berisiko Lebih Tinggi Kena Diabetes Tipe 2
ilustrasi keguguran [shutterstock]

Suara.com - Perempuan yang pernah mengalami keguguran disebut lebih berisiko terkena diabetes tipe 2. Hal tersebut dinyatakan oleh peneliti Denmrak.

Dlansir dari New York Times, dibandingkan dengan wanita yang melahirkan, mereka yang mengalami keguguran berada pada peningkatan risiko 18 persen terkena diabetes tipe 2.

Studi yang dilakukan Diabetologia itu meneliti 24.774 wanita yang menderita diabetes setelah kehamilan dan 247.740 perempuan sebagai kelompok.

Dibandingkan dengan wanita hamil yang berhasil melahirkan, mereka yang keguguran sekali meningkatkan risiko 18 persen lebih tinggi untuk terkena diabetes.

Sementara perempuan yang keguguran dua kali memiliki risiko 38 persen lebih tinggi dan mereka yang keguguran tiga kali atau lebih memiliki risiko 71 persen lebih tinggi mengalami diabetes tipe 2.

Studi ini disesuaikan dengan obesitas dan diabetes gestasional yang diketahui terkait dengan perkembangan diabetes tipe 2.

Penyebab dari hasil penelitian itu belum diketahui dengan jelas. Tetapi para peneliti memperkirakan ada kemungkinan latar belakang genetik yang sama untuk meningkatkan risiko keguguran dan diabetes.

Seorang perempuan menyuntikkan obat diabetes. [shutterstock]
Seorang perempuan menyuntikkan obat diabetes. [shutterstock]

Bagaimanapun, penulis menekankan bahwa temuan pengamatan belum membuktikan sebab dan akibat secara jelas.

Penulis utama, Dr. Pia Egerup, seorang peneliti di Recurrent Pregnancy Loss Unit di Rigshospitalet dan Hvidovre Hospital Copenhagen, mengatakan bahwa implikasi klinis yang paling paling penting adalah bahwa keguguran mungkin memang faktor risiko diabetes.

"Kehilangan kehamilan bukan hanya soal kehilangan janin yang memiliki kelainan," katanya Egerup.

"Sebagian besar janin yang sehat hilang karena kondisi ibu. Sebagai dokter, kami ingin mengoptimalkan keberhasilan kehamilan dan meminimalkan risiko diabetes di masa depan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Unik Artika Sari Devi Move On Setelah Keguguran, Apa Itu?

Cara Unik Artika Sari Devi Move On Setelah Keguguran, Apa Itu?

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2020 | 06:25 WIB

Terjadi Spontan, Ketahui Jenis Keguguran yang Pengaruhi 20% Kehamilan

Terjadi Spontan, Ketahui Jenis Keguguran yang Pengaruhi 20% Kehamilan

Health | Jum'at, 06 Desember 2019 | 19:50 WIB

4 Mitos Penyebab Keguguran, Stres hingga Berhubungan Intim saat Hamil

4 Mitos Penyebab Keguguran, Stres hingga Berhubungan Intim saat Hamil

Health | Jum'at, 06 Desember 2019 | 18:34 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB