Orang AS Cuci Buah Pakai Pemutih, Obat Asam Lambung Bisa Atasi Virus Corona

Bimo Aria Fundrika
Orang AS Cuci Buah Pakai Pemutih, Obat Asam Lambung Bisa Atasi Virus Corona
Orang Amerika Cuci Buah dan Sayur Pakai Pemutih untuk Cegah Covid-19. (Shutterstock)

Lima berita terpopuler kanal health Suara.com.

Suara.com - Sejumlah orang di Amerika Serikat baru-baru ini dikabarkan mencuci sayuran dan buah dengan cairan pemutih untuk menghindari virus corona.

Sementara itu, peneliti belum lama ini juga menyebut bahwa obat asam lambung bisa mengatasai Covid-19 dalam 48 jam. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal Health Suara.com. Berikut kumpulan berita terpopuler lainnya:

1. Ngeri, Orang Amerika Cuci Buah dan Sayur Pakai Pemutih untuk Cegah Covid-19

Ilustrasi mencuci sayuran. (Shutterstock)
Ilustrasi mencuci sayuran. (Shutterstock)

Kasus Covid-19 yang melonjak drastis ternyata membuat 4 dari 10 orang dewasa di Amerika terlibat praktik kebersihan yang membahayakan. Termasuk di antaranya mencuci makanan dengan pemutih, menggunakan produk disinfektan pada kulit, atau dengan dengan sengaja menghirup uap dari produk pembersih disinfektan.

Hal ini terungkap menurut sebuah penelitian yang dilaporkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dari pusat pengendalian racun, terkait dengan paparan pembersih rumah tangga selama pandemi Covid-19.

Baca selengkapnya

2. Peneliti: Obat Asam Lambung Bisa Atasi Virus Corona Covid-19 dalam 48 Jam

Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)

Sebuah studi baru menemukan obat asam lambung bisa membantu mengatasi dan mempercepat pasien virus corona Covid-19 pulih. Bahkan efek obat asam lambung ini terasa dalam 24 hingga 48 jam.

Para peneliti mengatakan obat asam lambung jenis Famotidine (Pepcid AC) termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai antagonis reseptor histamin-2, yang mengurangi jumlah produksi asam lambung.

Baca selengkapnya

3. Bukan Batuk, Banyak Pasien Covid-19 Alami Anosmia Pada 3 Hari Pertama

Ilustrasi kehilangan indera penciuman. [shutterstock]
Ilustrasi kehilangan indera penciuman. [shutterstock]

Gejala umum virus corona Covid-19 adalah batuk, sesak napas dan demam tinggi. Tapi, dokter mengungkapkan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 tidak mengalami demam atau batuk dalam 3 hari pertama mengalami gejala.

Dokter justru mengatakan bahwa pasien corona Covid-19 justru mengalami kehilangan bau di hari pertama gejala dimulai.

Baca selengkapnya

4. Tingkatkan Risiko Tertular Covid-19, Ilmuwan Beri Saran untuk Tunda Operasi

Ilustrasi orang sakit setelah operasi (Shutterstock)
Ilustrasi orang sakit setelah operasi (Shutterstock)

Tidak heran apabila ada beberapa orang atau dokter yang menyarankan untuk menunda operasi di tengah pandemi Covid-19 seperti ini. Sebab menjalani operasi menempatkan orang tersebut dalam risiko besar tertular virus corona Covid-19 dan juga meningkatkan risiko kematiannya.

Sebuah studi yang terbit dalam The Lancet menemukan, pasien yang menjalani operasi setelah terinfeksi Covid-19 mengalami hasil pasca operasi yang jauh lebih buruk daripada pasien yang tidak terinfeksi.

Baca selengkapnya

5. Cegah Virus Corona, Dokter Justru Sarankan Jangan Pakai Sarung Tangan

Ilustrasi sarung tangan (Pixabay/Alexas_Fotos)
Ilustrasi sarung tangan (Pixabay/Alexas_Fotos)

Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 28 ribu orang di Indonesia. Jumlah orang meninggal akibat Covid-19 pun masih terus bertambah.

Seorang ahli, Dr Chris Steele pun membagikan saran untuk menurunkan risiko infeksi virus corona Covid-19, salah satunya seseorang harus menghindari memakai sarung tangan lateks maupun kain.

Baca selengkapnya

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS