Gegara Pandemi, Lelaki China Alami Kenaikan Berat Badan Lebih dari 100 Kg!

Minggu, 14 Juni 2020 | 17:37 WIB
Gegara Pandemi, Lelaki China Alami Kenaikan Berat Badan Lebih dari 100 Kg!
Ilustrasi lelaki mengalami kenaikan berat badan drastis. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang laki-laki berusia 26 tahun di Wuhan mengalami kenaikan berat badan hingga 101 kilogram dalam waktu lima bulan selama masa karantina akibat pandemi Covid-19.

Laki-laki yang diketahui bernama Zhou itu harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans pada awal Juni lalu karena sakit kritis akibat kenaikan berat badannya yang tiba-tiba.

Saat ini, dia memiliki berat barat 280 kiligram dan dilaporkan sebagai laki-laki paling gemuk di Wuhan, China. Pegawai kafe itu tidak pernah keluar rumah selama masa lockdown wilayah sejak akhir Januari.

Walaupun lockdown telah diberhentikan pada awal April, Zhou terus tinggal di rumah. Anggota keluarganya mengatakan, dia kesulitan bergerak karena berat badannya.

Ilustrasi lockdown (Unsplash/Matt Seymour)
Ilustrasi lockdown (Unsplash/Matt Seymour)

Mengutip dari Medical Daily, Zhou telah dirawat di Rumah Sakit Zhongnan dari Universitas Wuhan pada 1 Juni.

Menurut rumah sakit, Zhou telah berjuang dengan masalah berat badan seumur hidupnya meskipun dia mencoba berbagai cara untuk menurunkan berat badan. Pada akhir tahun lalu, Zhou memiliki berat 177,8 kilogram.

Kemudian akibat pandemi Covid-19, Wuhan terpaksa melakukan karantina wilayah. Pemerintah setempat baru membuka kembali wilayah itu pada 8 April.

Selama itu, Zhou benar-benar tidak keluar rumah dan membuat beratnya terus naik.

Li Zhen, seorang dokter dari Rumah Sakit Zhongnan bercerita, ia menerima panggilan telepon pada 31 Mei dari Zhou. Laki-laki itu bicara dengan suara putus asa dan meminta bantuan. Zhou mengatakan bahwa dia tidak bisa tidur selama 48 jam.

Baca Juga: 10 Cara Menambah Berat Badan Sehat yang Bisa Kamu Lakukan

Menurut dokter Li, Zhou dalam kondisi yang sangat lemah sehingga dia hampir tidak dapat berbicara ketika petugas medis tiba di rumahnya pada hari berikutnya.

Pejalan kaki melintas di trotoar Kota Wuhan selama masa lockdown karena virus corona. (Foto: AFP)
Pejalan kaki melintas di trotoar Kota Wuhan selama masa lockdown karena virus corona. (Foto: AFP)

Dia segera dilarikan ke unit perawatan intensif rumah sakit. Dia harus dibawa ke ranjang rumah sakit oleh enam petugas keamanan dan empat pekerja medis.

Zhou didiagnosis mengalami gagal jantung dan disfungsi pernapasan. Setelah diberikan perawatan 24 jam selama sembilan hari, kondisinya perlahan stabil. Dia dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

Zhou diatur untuk menjalani operasi penurunan berat badan dengan menghilangkan sebagian bobot perutnya. Namun lebih dulu Zhou harus menurunkan berat badan sebanyak 25 kilogram selama tiga bulan untuk mengurangi risiko operasi.

Kisahnya diungkapkan oleh rumah sakit di sebuah pos media sosial. Namun, rumah sakit tidak menjelaskan penyebab pasti kenaikan berat badan Zhou yang tiba-tiba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI