Jangan Salah Kaprah, 7 Mitos Kesehatan Ini Perlu Kamu Ketahui!

Risna Halidi | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 12:31 WIB
Jangan Salah Kaprah, 7 Mitos Kesehatan Ini Perlu Kamu Ketahui!
Ilustrasi minum kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam dunia kesehatan, banyak mitos dan opini yang berkembang di tengah masyarakat. Selain sulit dibuktikan kebenarannya, hal ini tentu merugikan karena bisa menyesatkan. 

Parahnya lagi, fakta tentang kesehatan malah jarang yang dipercaya oleh masyarakat.

Supaya tidak salah kaprah dalam menjaga kesehatan, berikut beberapa mitos kesehatan yang wajib kamu ketahui dari NutriClass yang diselenggarakan Tropicana Slim, Selasa (30/6/2020).

1. Minum kopi kebanyakan dapat menyebabkan diabetes

Ini yang bikin mata melek selama bekerja
Minum kopi

Tidak ada bukti bahwa kopi menyebabkan diabetes, yang menjadi masalah adalah gula yang ditambahkan dalam kopi. Jangan sampai terlalu banyak menambahkan terlalu banyak gula ke dalam kopi karena dapat menyumbang kalori berlebih. 

2. Daging kambing bikin darah tinggi

Konsumsi daging kambing tidak memiliki efek terhadap penyakit darah tinggi (hipertensi). Yang menjadi masalah adalah banyaknya jumlah garam yang digunakan ketika memasak daging kambing.

3. Kecap manis tinggi gula, tapi tidak tinggi garam

Kecap. (Shutterstock)
Kecap. (Shutterstock)

Walau tidak terasa asin, kecap manis ternyata tidak hanya tinggi gula tapi juga tinggi garam lho.

4. Melewatkan sarapan bantu turunkan berat badan

Ilustrasi sarapan telur. (Shutterstock)
Ilustrasi sarapan. (Shutterstock)

Sarapan sehat penting untuk program diet dan menjaga kesehatan. Melewatkan sarapan dapat menyebabkan rasa lemas, kekurangan nutrisi, serta konsumsi makanan tinggi lemak yang dapat merusak diet.

5. Konsumsi MSG berlebih bisa merusak otak

Ilustrasi penyedap masakan, MSG. (Shutterstock)
Ilustrasi penyedap masakan, MSG. (Shutterstock)

Tidak ada yang menunjukkan bahwa konsumsi MSG bisa menyebabkan kerusakan otak. MSG pun sudah dinyatakan aman jika dikonsumsi sesuai batas yang ditentukan. Tapi MSG masih memgandung sodium yang dapat berefek negatif terhadap tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan.

6. Ngemil bisa membuat gemuk

Ilustrasi seorang wanita menyantap camilan (Shutterstock)
Ilustrasi seorang wanita menyantap camilan (Shutterstock)

Camilan sehat justru dapat bermanfaat memberi tambahan energi di sela waktu makan dan menekan rasa lapar, agar kita tidak makan berlebihan saat makan besar. Pilihlah camilan sehat dengan kalori dan porsi yang terkontrol, tinggi serat dan rendah lemak juga gula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama di Dunia, Bayi Baru Lahir Berhasil Transplantasi Sel Hati

Pertama di Dunia, Bayi Baru Lahir Berhasil Transplantasi Sel Hati

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 18:22 WIB

Dipercaya Bisa Jadi Immune Booster, Jamu Diakui Dunia Kesehatan?

Dipercaya Bisa Jadi Immune Booster, Jamu Diakui Dunia Kesehatan?

Lifestyle | Rabu, 08 April 2020 | 17:17 WIB

Dilematis, Dokter Italia Pilih Pasien yang Bisa Diselamatkan Karena Corona

Dilematis, Dokter Italia Pilih Pasien yang Bisa Diselamatkan Karena Corona

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB