Banyak Wanita Sedih setelah Berhubungan Seks, Ternyata Ini Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 14:15 WIB
Banyak Wanita Sedih setelah Berhubungan Seks, Ternyata Ini Penyebabnya!
menangis usai berhubungan seks [shutterstock]

Suara.com - Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa berhubungan seks dengan pasangan akan memberikan rasa bahagia setelahnya. Tetapi, ada beberapa wanita yang justru mengalami kesedihan luar biasa setelah berhubungan seks.

Hubungan seks akan menjadi konsensual. Namun, beberapa wanita bisa mengalami sesuatu yang disebut post-coital dysphoria atau tristesse. Kondisi ini artinya, wanita mungkin merasa sedih, cemas, agresif, gelisah atau melankolis setelah berhubungan seks.

Kondisi itu pun bisa terjadi ketika hubungan seks berjalan sangat baik. Pengalaman itu bisa membuat wanita mengalami kesepian dan ketakutan.

Sebelumnya, masalah kesedihan setelah berhubungan seks ini telah dibahas oleh Sophie Saint Thomas di Mic. Ia berbicara dengan Jerilyn (27) yang menceritakan penderitaannya setelah berhubungan seks.

"Ketika saya masih lajang, depresi pasca-seks berubah menjadi warna konsong yang berbeda. Saya selalu mengaitkannya dengan rasa takut ditinggalkan," kata Jerilyn dikutip dari Mirror.

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Saat itu Jerilyn mulai bertanya-tanya mengenai ada suatu masalah apa pada dirinya setiap kali berhubungan seks. Meskipun ia sendiri menikmati aktingnya ketika berhubungan seks.

Sebuah penelitian baru mengenai kondisi itu pun menemukan bahwa 46 persen dari 230 perempuan mengalami post-coital dysphoria lebih dari yang diperkirakan.

Para peneliti menemukan bahwa keintiman atau pentingnya sebuah hubungan tidak terlihat sebagai masalah utama. Masalah ini bukan hanya sekadar one night stand biasa.

Studi lain pada 2011 pun mengungkapkan hasil yang sama. Sekitar sepertiga wanita mengatakan mereka merasa depresi setelah berhubungan seks, meskipun itu memuaskannya.

"Tidak jarang wanita merasa sedih setelah berhubungan seks. Hal itu bukan karena trauma atau mereka merasa menyesal. Semua itu bukan berarti sesuatu yang jahat," jelas Relate Danise Knowles, terapis seks.

Danise mengatakan bahwa itu bisa terjadi akibat ledakan hormon dalam tubuh yang didorong setelah berhubungan seks, termasuk endorfin, oksitosin dan prolaktin.

"Berhubungan seks adalah tindakan yang sangat intim dan orgasme melepaskan banyak hormon ikatan perasaan yang baik," katanya.

Hormon-hormon itu turun setelah puncak orgasme, yang menyebabkan seorang wanita bisa mengalami rasa sedih setelah berhubungan seks.

"Tapi itu adalah fungsi biologis organik yang terjadi pada tingkat lebih besar atau lebih kecil bagi banyak orang," tuturnya.

Para ilmuwan berpikir ini bisa menjadi fungsi evolusi, sesuatu untuk menyatukan orang sehingga mereka lebih mungkin berhubungan seks lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditolak Berhubungan Seks, Seorang Dokter Kurung dan Aniaya Pacarnya

Ditolak Berhubungan Seks, Seorang Dokter Kurung dan Aniaya Pacarnya

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 18:42 WIB

Seorang PSK Curhat Susahnya Open BO, Netizen Dibuat Tersentuh

Seorang PSK Curhat Susahnya Open BO, Netizen Dibuat Tersentuh

Jogja | Minggu, 21 Juni 2020 | 21:10 WIB

Berhubungan Seks Bisa Mencegah dan Atasi Migrain, Ini Alasannya!

Berhubungan Seks Bisa Mencegah dan Atasi Migrain, Ini Alasannya!

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 20:00 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB