Bahayakan Kesehatan, Stop Stereotip Negatif Wanita Hamil di Tempat Kerja!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 01 Juli 2020 | 15:26 WIB
Bahayakan Kesehatan, Stop Stereotip Negatif Wanita Hamil di Tempat Kerja!
Perempuan hamil bekerja. [Shutterstock]

Suara.com - Karyawan yang sedang hamil sering dianggap tidak kompeten, lemah, atau kurang berkomitmen pada pekerjaan mereka. Untuk membuktikan semua stereotip negatif itu salah, banyak dari perempuan hamil yang akhirnya melampaui batas mereka dan bekerja lebih keras lalu membahayakan kesehatan mereka sendiri.

Menurut sebuah studi baru, mayoritas wanita hamil dalam pekerjaan yang menuntut fisik, sekitar 63%, merasakan jenis 'ancaman stereotip' ini.

Studi ini, yang diterbitkan dalam jurnal Work & Stress, dilakukan oleh para peneliti dari Washington State University.

Lindsey Lavaysse, penulis utama studi, mengatakan stereotip kehamilan tidak selalu terlihat, tetapi itu benar-benar berdampak pada wanita hamil di tempat kerja.

Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Stereotip dapat menyebabkan kecelakaan kerja

Untuk penelitian ini, Lavaysse dan rekan penulis Tahira Probst, profesor psikologi WSU, menyurvei wanita hamil yang bekerja di berbagai industri, termasuk manufaktur, perawatan kesehatan dan ritel. Para responden berada pada tahap yang berbeda dalam kehamilan mereka.

Para peneliti menemukan wanita hamil yang melaporkan mengalami ancaman stereotip tinggi memiliki hampir tiga kali lebih banyak kecelakaan kerja pada akhir periode dua bulan, dibandingkan dengan mereka yang merasakan ancaman stereotip relatif rendah.

Selain itu, ketakutan untuk mengkonfirmasi stereotip ini juga meningkat selama periode dua bulan. Artinya, saat mereka mengalami kemajuan selama kehamilan mereka, pengalaman ancaman stereotip mereka juga meningkat, kata Lavaysse.

Dilansir dari The Health Site, ini adalah studi pertama yang membangun hubungan antara ancaman stereotip kehamilan dan kecelakaan kerja.

baca juga

Para penulis penelitian menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk menemukan variabel yang mungkin mengurangi beberapa stereotip negatif seputar kehamilan dan menciptakan dukungan sosial yang lebih baik untuk memanfaatkan akomodasi kehamilan dan kebijakan cuti hamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamil Besar, Citra Kirana Kaget Dapat Panggilan Syuting

Hamil Besar, Citra Kirana Kaget Dapat Panggilan Syuting

Entertainment | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:25 WIB

Ada Temuan Baru Covid-19, Mesir Ingatkan Warganya Tak Hamil selama Pandemi

Ada Temuan Baru Covid-19, Mesir Ingatkan Warganya Tak Hamil selama Pandemi

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 11:20 WIB

Perut Buncit Mulai Terlihat, 3 Potret Gemas Zaskia Gotik Hamil Muda

Perut Buncit Mulai Terlihat, 3 Potret Gemas Zaskia Gotik Hamil Muda

Entertainment | Rabu, 01 Juli 2020 | 06:00 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×