Rahasia Umur Panjang, Yuk Ganti Asupan Protein Hewani dengan Nabati

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 14 Juli 2020 | 09:14 WIB
Rahasia Umur Panjang, Yuk Ganti Asupan Protein Hewani dengan Nabati
Ilustrasi lansia panjang umur (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi menunjukkan, bahwa mendapatkan asupan protein nabati harian bisa mengurangi risiko kematian dini. Penelitin ini telah dipublikasikan secara online di JAMA Internal Medicine pada Senin (13/7/2020).

Dilansir dari Medical Xpress, penelitian ini menunjukkan setiap 3 persen dari asupan energi harian seseorang yang berasal dari protein nabati (bukan protein hewani) dapat mengurangi risiko kematian dini seseorang sebesar 10 persen.

Hasilnya sangat terlihat ketika orang mengganti protein hewani seperti telur atau daging merah menjadi makanan dengan protein nabati.

Beberapa makanan yang mengandung protein nabari adalah kacang kedelai (termasuk tempe dan tahu), kedelai, kacang-kacangan, alpukat, jagung, biji-bijian, brokoli, dan lain sebagainya. 

"Misalnya, penggantian 3 persen energi dari protein telur atau protein daging merah dengan protein nabati seperti biji-bijian atau sereal menghasilkan perlindungan untuk kematian secara keseluruhan," kata pemimpin penelitian, Jiaqi Huang yang juga seorang rekan pascadoktoral di National Cancer Institute Amerika Serikat.

Untuk studi ini, tim Huang menganalisis data diet dari lebih dari 237.000 pria dan 179.000 wanita antara 1995 hingga 2011 sebagai bagian dari studi jangka panjang pada pola makan dan kesehatan.

Protein membentuk sekitar 15 persen dari makanan harian manusia, dengan 40 persen berasal dari tanaman dan 60 persen dari hewan.

Selama 16 tahun masa tindak lanjut, muncul pola di mana asupan protein nabati muncul untuk mengurangi risiko kematian dini. Setiap 10 gram protein nabati per 1.000 kalori menghasilkan 12 persen risiko kematian lebih rendah untuk pria dan 14 persen untuk wanita.

"Data kami menyediakan bukti untuk mendukung peran pola makan makanan nabati dalam pencegahan kematian akibat penyakit kardiovaskular dan bahwa modifikasi dalam pilihan sumber protein dapat memengaruhi hasil kesehatan dan umur panjang," kata peneliti senior Dr. Demetrius Albanes, seorang peneliti senior di institut kanker.

baca juga

Ada banyak alasan mengapa memilih protein nabati daripada protein hewani dapat membantu memperpanjang hidup.

"Protein daging cenderung memiliki kadar lemak jenuh, kolesterol, natrium, dan nutrisi lain yang lebih tinggi, sehingga sangat tidak baik untuk kesehatan Anda," kata Connie Diekman, seorang konsultan makanan dan nutrisi di St. Louis dan mantan presiden Academy of Nutrition dan Dietetika.

Sementara sisi lain Kayla Jaeckel, seorang manajer diet dan diabetes di Mount Sinai Health System menegaskan, bahwa protein nabati memiliki kandungan serat, antioksidan, vitamin dan mineral. 

"Salah satu kelemahan dari penelitian ini adalah bahwa itu bergantung pada ingatan orang, karena mereka diminta untuk mengingat apa yang mereka makan dan mengisi kuesioner," kata Diekman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertimbangkan Lagi, Benarkah Daging Putih Lebih Sehat dari Daging Merah?

Pertimbangkan Lagi, Benarkah Daging Putih Lebih Sehat dari Daging Merah?

Health | Minggu, 28 Juni 2020 | 14:00 WIB

Jenis Susu Formula Ini Bisa Diberikan Kepada Anak yang Alergi Susu Sapi

Jenis Susu Formula Ini Bisa Diberikan Kepada Anak yang Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 16:03 WIB

Rahasia Panjang Umur, Tambahkan Minyak Zaitun ke Dalam Makanan

Rahasia Panjang Umur, Tambahkan Minyak Zaitun ke Dalam Makanan

Health | Kamis, 25 Juni 2020 | 19:55 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×