4 Manfaat Jalan Kaki setelah Makan, Bisa Kendalikan Kadar Gula Darah!

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 14 Juli 2020 | 10:22 WIB
4 Manfaat Jalan Kaki setelah Makan, Bisa Kendalikan Kadar Gula Darah!
Ilustrasi jalan kaki. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang yang menganggap bahwa jalan kaki setelah makan bisa membuat sakit perut. Padahal berjalan setelah makan nyatanya memiliki berbagai manfaat kesehatan. 

Dilansir dari Healthline, berikut adalah beberapa manfaat jalan kaki setelah makan, antara lain:

1. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Manfaat potensial utama yang terkait dengan berjalan setelah makan adalah peningkatan pencernaan. Gerakan tubuh dengan jalan kaki dapat membantu pencernaan dengan mendorong stimulasi lambung dan usus yang menyebabkan makanan bergerak lebih cepat.

Selain itu, aktivitas fisik rendah hingga sedang setelah makan dapat memiliki efek perlindungan pada saluran gastrointestinal. Bahkan, jalan setelah makan telah terbukti mencegah penyakit seperti tukak lambung, mulas, sindrom iritasi usus (IBS), penyakit divertikular, sembelit dan kanker kolorektal.

2. Menjaga kadar gula darah

Manfaat lain dari jalan kaki setelah makan adalah peningkatan manajemen gula darah. Hal ini sangat penting bagi orang dengan diabetes tipe 1 dan 2. 

Berolahraga setelah makan dapat mencegah lonjakan gula darah yang berlebihan sehingga mengurangi jumlah insulin atau obat oral yang diperlukan oleh penderita diabetes.

Sebuah studi tahun 2016 pada orang dengan diabetes tipe 2 menemukan bahwa berjalan ringan selama 10 menit setiap setelah makan lebih baik daripada berjalan selama 30 menit pada suatu waktu tertentu untuk manajemen gula darah.

baca juga
Ilustrasi jalan kaki (Shutterstock)
Ilustrasi jalan kaki (Shutterstock)


3. Membantu penurunan berat badan

Untuk membantu penurunan berat badan, Anda harus mengalami pengurangan kalori. Hal ini berarti Anda harus membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi.

Berjalan setelah makan dapat membantu Anda mencapai pengurangan kalori yang dapat membantu menurunkan berat badan.

4. Membantu mengatur tekanan darah

Berjalan setelah makan juga dapat membantu mengatur tekanan darah sampai batas tertentu. Beberapa studi menyatakan tiga kali jalan kaki 10 menit setiap hari bisa membantu penurunan tekanan darah.

Terlebih lagi, beberapa kali berjalan kaki selama 10 menit sepanjang hari tampaknya lebih bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah daripada satu sesi berjalan denga waktu yang lebih lama.

Meski berjalan setelah makan bermanfaat, beberapa orang bisa merasakan efek samping negatif yang sangat sediki,  seperti gangguan pencernaan, diare, mual, gas, dan kembung.

Kondisi ini bisa terjadi ketika makanan yang baru saja dimakan bergerak di dalam perut Anda, menciptakan lingkungan yang kurang ideal untuk pencernaan.

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala-gejala ini, cobalah untuk menunggu 10–15 menit baru jalan kaki setelah makan dengan intensitas rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Mengubah Kebiasaan Makan Menjadi Lebih Sehat

Pandemi Covid-19 Mengubah Kebiasaan Makan Menjadi Lebih Sehat

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2020 | 10:15 WIB

Studi: Ibu Hamil yang Banyak Makan Buah Bisa Tingkatkan Kognisi Bayi

Studi: Ibu Hamil yang Banyak Makan Buah Bisa Tingkatkan Kognisi Bayi

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 09:08 WIB

Bikin Kenyang sih, Tapi Makan Mi Instan Pakai Nasi Ternyata Berisiko Tinggi

Bikin Kenyang sih, Tapi Makan Mi Instan Pakai Nasi Ternyata Berisiko Tinggi

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 18:30 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×