Studi: Konsumsi Makanan Berlemak Bisa Turunkan Kemampuan Konsentrasi

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2020 | 15:13 WIB
Studi: Konsumsi Makanan Berlemak Bisa Turunkan Kemampuan Konsentrasi
Ilustrasi makanan cepat saji, burger dan kentanf goreng. (Shutterstock)

Suara.com - Makan makanan berlemak memang cenderung nikmat, tapi makanan yang satu ini bisa mengganggu kemampuan konsentrasi Anda. Hal tersebut dinyatakan penelitian yang disusun oleh kelompok peneliti dari Clinical Psychology di The Ohio State University.

Dilansir dari Science Daily, studi ini membandingkan bagaimana 51 perempuan yang dites tingkat konsentrasinya. Sebelum melakukan tes, mereka makan makanan tinggi lemak jenuh atau makanan yang sama yang dibuat dengan minyak bunga matahari (tinggi lemak tak jenuh).

Hasilnya konsentrasi mereka pada tes lebih buruk setelah makan makanan tinggi lemak jenuh daripada setelah mereka makan makanan yang mengandung lemak sehat. Hal ini menandakan hubungan antara makanan berlemak dan otak.

"Sebagian besar pekerjaan sebelumnya melihat efek kausatif dari pola makan yang dapat terlihat selama periode waktu tertentu. Dan dalam penelitian ini melihat dengan hanya satu kali makan, sangat luar biasa bahwa kita melihat perbedaannya," kata Annelise Madison, penulis utama studi dan lulusan mahasiswa psikologi klinis di The Ohio State University.

Madison juga mencatat bahwa makanan yang dibuat dengan minyak bunga matahari memang rendah lemak jenuh namun masih mengandung banyak lemak makanan.

"Karena kedua makanan itu berlemak tinggi dan berpotensi bermasalah, efek kognitif makanan berlemak tinggi jenuh itu bisa lebih besar jika dibandingkan dengan makanan yang rendah lemak jenuh," tambahnya soal studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition ini.

Ilustrasi gorengan dengan minyak yang dipakai berulang-ulang bikin batuk saat mengonsumsinya. (Shutterstock)
Ilustrasi gorengan dengan minyak yang dipakai berulang-ulang bikin batuk saat mengonsumsinya. (Shutterstock)

Makanan tinggi lemak yang diuji dalam penelitian ini adalah telur, biskuit, sosis kalkun, dan saus yang mengandung 60 gram lemak. Dari semua makanan diproses dengan minyak yang berbeda, yakni minyak berbasis asam palmitat tinggi lemak jenuh dan minyak bunga matahari rendah lemak jenuh. 

Kedua makanan berjumlah 930 kalori dan dirancang untuk meniru isi berbagai makanan cepat saji seperti burger di Burger King dengan keju atau Big Mac McDonald's dan kentang goreng.

Setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, semua perempuan yang berpartisipasi, rata-rata 11 persen lebih sedikit mampu mendeteksi rangsangan target dalam penilaian perhatian atau konsentrasi. 

Meskipun penelitian ini tidak menentukan apa yang terjadi di otak, Madison mengatakan penelitian sebelumnya telah menyarankan bahwa makanan yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan peradangan di seluruh tubuh dan bisa saja pada otak. "Bisa jadi asam lemak berinteraksi dengan otak secara langsung," kata Madison.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggi Lemak, 4 Makanan ini Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan

Tinggi Lemak, 4 Makanan ini Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan

Health | Minggu, 28 Juni 2020 | 13:16 WIB

Gampang Terdistraksi? Ini Penjelasan Sifat Baru Menurut Pakar Inggris

Gampang Terdistraksi? Ini Penjelasan Sifat Baru Menurut Pakar Inggris

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 07:00 WIB

5 Makanan Tinggi Lemak yang Justru Baik untuk Kesehatan

5 Makanan Tinggi Lemak yang Justru Baik untuk Kesehatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:23 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB