Gelombang Kedua Virus Corona Bisa Bunuh 120 Ribu Orang, Ini Saran Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 14 Juli 2020 | 15:59 WIB
Gelombang Kedua Virus Corona Bisa Bunuh 120 Ribu Orang, Ini Saran Ahli!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Gelombang kedua virus corona Covid-19 di musim dingin bisa jauh lebih buruk daripada kasus pertama. Pandemi virus corona ini bisa membunuh 120 ribu pasien di rumah sakit.

Para ilmuwan pun menyarankan semua pejabat negara harus bertindak cepat untuk mencegah terjadinya gelombang kedua virus corona Covid-19.

Mereka mengingatkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi atau tingkat R bisa naik 1,7 pada bulan September 2020. Artinya, setiap orang yang terinfeksi akan menyebarkan virus ke rata-rata 1,7 orang lainnya.

Kondisi ini akan membuat pandemi virus corona Covid-19 kembali berkembang. Hal ini tentu akan berdampak pada meningkatkan jumlah pasien datang ke rumah sakit dan meninggal dunia akibat Covid-19.

Gelombang kedua itu bisa mengakibatkan 119.900 kematian di rumah sakit Inggris terkait virus corona Covid-19 sejak September 2020.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Data dari Kantor Statistik Nasional menunjukkan ada 31.761 kematian di rumah sakit terkait virus corona Covid-19 di Inggris dan Wales.

Sebanyak 37 akademisi mengakui ada banyak ketidakpastian tentang bagaimana pandemi akan berkembang dalam beberapa bulan mendatang. Tetapi, mereka memperingatkan ada risiko serius bagi kesehatan jika tak ada tindakan untuk mempersiapkan gelombang musim dingin.

"Ini bukan prediksi, tetapi itu kemungkinan. Penelitian ini menunjukkan bahwa risiko kematian bisa lebih tinggi dengan gelombang baru virus corona Covid-19 musim dingin. Tapi, risiko ini bisa dikurangi bila kita segera ambil tindakan," kata Prof Stephen Holtage, pemimpin studi dikutip dari The Sun.

Saat ini jumlah kasus virus corona Covid-19 relatif rendah. Karena itu, penting untuk mempersiapkan tindakan yang tepat untuk mencegah gelombang kedua virus corona.

baca juga

Virus corona Covid-19 ini diperkirakan bertahan lebih lama dalam cuaca dingin dan menyebar lebih mudah di dalam ruangan, yang mana orang menghabiskan lebih banyak waktu di musim dingin.

Karena itu pula semua orang perlu mencuci tangan secara teratur, memakai masker dan menjaga sirkulasi udara di rumah baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukti Penularan Virus di Rahim, Bayi Baru Lahir Positif Covid-19!

Bukti Penularan Virus di Rahim, Bayi Baru Lahir Positif Covid-19!

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 14:18 WIB

China Waspadai Gelombang Kedua Virus Corona di Musim Gugur

China Waspadai Gelombang Kedua Virus Corona di Musim Gugur

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:14 WIB

Dokter: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Berisiko Alami Efek Samping Parah

Dokter: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Berisiko Alami Efek Samping Parah

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:23 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×