Makan Ikan Cegah Kerusakan Otak Akibat Polusi Udara, Ini Buktinya!

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 16 Juli 2020 | 19:30 WIB
Makan Ikan Cegah Kerusakan Otak Akibat Polusi Udara, Ini Buktinya!
Ilustrasi ikan (Pixabay Tx Lopez)

Suara.com - Ikan salah stau jenis makanan yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Konsumsi jenis ikan berminyak pun bisa melindungi otak dari kerusakan akibat efek polusi udara.

Sebuah penelitian mengklaim bahwa lemak omega-3 pada ikan berminyak bisa mencegah penurunan kognitif yang disebabkan oleh polusi dari transportasi dan industri.

Para peneliti pun telah melakukan riset pada 1,315 wanita dengan usia rata-rata 70 tahun. Semua wanita tidak mengalami demensia, sehingga peneliti memberinya kuesione yang menanyakan soal diet, aktivitas fisik dan riwayat medis.

Peneliti juga mencari tahu jumlah ikan yang dikonsumsi setiap wanita, termasuk ikan panggang, tuna kaleng, salad tuna hingga kerang. Dalam hal ini, ikan goreng tidak termasuk dalam perhitungan karena cara memasak ini bisa merusak asam lemak omega-3.

Kemudian, tes darah berfungsi mengukur jumlah asam lemak omega-3 dalam sel darah merah mereka. Para wanita pun dibagi menjadi 4 kelompok berdasarkan asam lemak omega 3.

Lingkungan tempat tinggal mereka pun ditelusuri untuk mencari tahu tingkat paparan polusi udara di sekitarnya rata-rata selama 3 tahun.

Lalu, peserta menjalani pemindaian MRI untuk mengukur materi putih dan hippocampus, yakni bagian yang terkait dengan memori.

Polusi udara menyelimuti kota Beijing, Cina. [shutterstock]
Ilustrasi polusi udara. [shutterstock]

Hasilnya, wanita dengan asam lemak omega-3 paling banyak memiliki materi putih lebih banyak daripada lainnya, yakni 410 sentimeter kubik (cm3) dibandingkan dengan 403 cm3.

Setiap peningkatan 25 persen dalam polusi udara, volume rata-rata materi putih adalah 11,52 cm3 yang lebih kecil di antara wanita dengan kadar asam omega-3 lebih rendah.

Sedangkan mereka dengan kadar asam omega-3 tinggi memiliki materi putih hanya 0,12 cm3 lebih kecil. Hasil menunjukkan bahwa konsumsi ikan memiliki efek perlindungan pada otak.

Wanita dengan kadar asam lemak omega-3 tertinggi dalam darah juga memiliki volume hippocampus yang lebih besar. Hasil ini ditemukan setelah memperhitungkan faktor-faktor lain yang bisa memengaruhi penyusutan otak, termasuk usia, pendidikan dan kebiasaan merokok.

Hasil ini juga menunjukkan makan ikan berminyak bisa mengurangi risiko demensia. Dr Ka Kahe, penulis utama penelitian dari Universitas Columbia di New York, mengatakan ikan adalah sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik.

"Asam lemak omega-3 telah terbukti memerangi peradangan dan mempertahankan struktur otak. Kandungan ini juga mengurangi kerusakan otak akibat neurotoksin seperti timah dan merkuri," jelas Dr Ka Kahe dikutip dari Metro UK.

Jadi, Dr Ka Kahe menemukan bahwa asam lemak omega-3 memiliki efek perlindungan terhadap neurotoksin lain, partikel halus yang ditemukan dalam polusi udara.

"Temuan kami menunjukkan kadar asam lemak omega-3 yang lebih tinggi dalam darah dari konsumsi ikan dapat menjaga volume otak seiring bertambahnya usia wanita dan kemungkinan melindungi terhadap efek toksik potensial dari polusi udara." jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Fase New Normal, Ini Asupan Multivitamin yang Harus Dikonsumsi Anak

Masuk Fase New Normal, Ini Asupan Multivitamin yang Harus Dikonsumsi Anak

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 14:05 WIB

Studi: Konsumsi Ikan Bisa Turunkan Risiko Penuaan Otak akibat Polusi Udara

Studi: Konsumsi Ikan Bisa Turunkan Risiko Penuaan Otak akibat Polusi Udara

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:35 WIB

Kejang di Dalam Oven, Warganet Sebut Ikan Panggang Ini bak Kena Siksa Kubur

Kejang di Dalam Oven, Warganet Sebut Ikan Panggang Ini bak Kena Siksa Kubur

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2020 | 06:57 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB