Studi: Konsumsi Kubis dan Mentimun Turunkan Risiko Kematian Covid-19

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Selasa, 21 Juli 2020 | 11:45 WIB
Studi: Konsumsi Kubis dan Mentimun Turunkan Risiko Kematian Covid-19
Ilustrasi mentimun

Suara.com - Sebuah studi menyatakan bahwa meningkatkan konsumsi rata-rata kubis atau mentimun sebanyak 1 gram per hari dapat mengurangi angka kematian negara akibat Covid-19 masing-masing sebesar 13,6 persen atau 15,7 persen.

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), studi tersebut dipimpin oleh Jean Bousquet, seorang profesor kedokteran paru di Universitas Montpellier di Prancis. Hasil studi telah diterbitkan secara online di medRxiv.org pada Sabtu (18/7/2020).

"Nutrisi tidak boleh diabaikan sebagai faktor di balik kematian Covid-19," kata Bousquet yang juga mantan ketua Aliansi Global WHO melawan Penyakit Pernafasan Kronis. 

Mereka mencatat bahwa Belgia, Inggris, Spanyol, Italia, Swedia, dan Prancis telah mencatat angka kematian Covid-19 tertinggi di dunia. Lebih dari 800 orang meninggal per satu juta orang di Belgia.

Di negara-negara ini, faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kematian selain penegakan tindakan penguncian dan iklim adalah konsumsi mereka yang serupa. Negara-negara tersebut bukan pemakan kubis dan mentimun.

Di Prancis, rata-rata orang ditemukan mengonsumsi sekitar 1 gram kubis sehari, sementara di lima negara lainnya, rata-rata kurang dari 5 gram  sehari.

Sebaliknya, hampir 30 gram kubis dikonsumsi rata-rata per hari di Latvia, di mana angka kematian dari Covid-19 termasuk yang terendah di dunia, yaitu 16 per juta orang.

Para peneliti menemukan pola yang sama dalam konsumsi mentimun. Di Pulau Siprus, orang-orang juga tidak makan banyak kubis, tetapi lebih dari 30 gram mentimun dikonsumsi rata-rata per hari dan tingkat kematian di Siprus setara dengan Latvia.

Ilustrasi beragam jenis kubis. (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi beragam jenis kubis. (sumber: Shutterstock)


Hal ini terkait dengan protein pada manusia yang disebut Nrf2. Sars-Cov-2, virus yang menyebabkan penyakit Covid-19, dapat menyebabkan peradangan serius pada pasien yang sakit parah, termasuk menghasilkan partikel oksigen yang merusak. 

baca juga

Nrf2 dapat mengikat dengan partikel-partikel ini untuk mengurangi kerusakan akibat Covid-19. Sementara kubis dan mentimun memiliki senyawa yang bisa meningkatkan Nrf2.

Studi sebelumnya telah menyatakan bahwa sayuran memiliki senyawa alami curcumin, sulforaphane dan vitamin D  yang dapat meningkatkan produksi Nrf2. Mentimun dan kubis memiliki seyawa yang meningkatkan Nrf2 tersebut.

Menurut para peneliti Eropa, itu mungkin berarti orang dengan lebih banyak mentimun dan kol dalam makanan mereka bisa lebih siap untuk melawan virus.

Namun teorinya tidak meluas ke sayuran lain yang diketahui meningkatkan produksi Nrf2.

Studi ini belum ditinjau oleh rekan sejawat, terbatas pada Eropa, dan para peneliti mengingatkan bahwa hasilnya dapat dipengaruhi oleh ketidakpastian seperti kematian yang dihitung secara berbeda di beberapa negara. 

"Tetapi ini adalah upaya pertama untuk menghubungkan tingkat kematian dengan konsumsi makanan," catat para peneliti. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Baru Covid-19 di Hong Kong Naik, Pakar Sarankan Lock Down Lagi

Kasus Baru Covid-19 di Hong Kong Naik, Pakar Sarankan Lock Down Lagi

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 11:11 WIB

Inovasi Baru, Ada Rantai Masker Kece Untuk Digunakan Sehari-hari!

Inovasi Baru, Ada Rantai Masker Kece Untuk Digunakan Sehari-hari!

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2020 | 11:10 WIB

Penjualan Mobil Listrik Meningkat di Tengah Pandemi COVID-19

Penjualan Mobil Listrik Meningkat di Tengah Pandemi COVID-19

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2020 | 11:09 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×