Update Covid-19 Global: Kasus di ASEAN Terus Bertambah Kecuali 2 Negara Ini

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 09:33 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus di ASEAN Terus Bertambah Kecuali 2 Negara Ini
Ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Lonjakan kasus virus corona belum menunjukan penurunan yang signifikan. Hari ini total kasus infeksi Covid-19 di dunia telah lebih dari 21 juta lebih dan tersebar di 215 negara.

Melalui data dari situs worldometers.info, terjadi penambahan kasus harian sebanyak 272.858 orang dalam 24 jam kemarin. Sedangkan kasus meninggal dunia 753.451 jiwa dan kesembuhan 13.911.378 orang. 

Asia Tenggara termasuk wilayah dengan jumlah kasus terbanyak dengan beberapa negara masih mengalami kenaikan kasus temasuk Indonesia. 

Dikutip dari situs Anadolu Agency, Jumlah kasus virus corona di Asia Tenggara mencapai 350.027 orang. Sedangkan meninggal dunia sebanyak 8.633 dan sembuh 221.574 orang.

Filipina, menjadi negara yang terpukul paling parah di wilayah tersebut. Total infeksi naik 147.526 setelah otoritas kesehatan setempat mengonfirmasi 4.002 kasus baru.

Negara itu melaporkan 23 kematian baru terkait virus, meningkatkan jumlah kematian nasional menjadi 2.426, sementara kesembuhan melonjak jadi 70.387.

Indonesia, negara kedua kasus Covid-19 terbanyak di Asia Tenggara, mengalami peningkatan kasus virus 2.098 infeksi baru, sehingga total menjadi 132.816.

Korban meninggal di negara itu naik menjadi 5.968 dengan 65 kematian baru. Sementara kesembuhan naik 1.760 hingga mencapai 87.558.

Posisi ketiga adalah Singapura dengan mencatat 102 infeksi baru, sehingga jumlah total menjadi 55.497.

Sementara Malaysia mengalami penambahan 15 kasus lagi membuat total menjadi 9.129. Kesembuhan di negara itu mencapai 8.821, sementara jumlah kematian tetap tidak berubah, 125.

Thailand melaporkan tiga kasus Covid-19 baru, sehingga total menjadi 3.359. Angka kesembuhan di negara itu telah mencapai 3.169, sedangkan korban tewas mencapai 58 jiwa.

Negara keenam, Vietnam mengonfirmasi 39 kasus baru Covid-19, sehingga total infeksi menjadi 905. Sejauh ini, negara itu telah mengalami 20 kematian setelah tiga kematian lainnya dilaporkan selama sehari terakhir dan kesembuhan mencapai 421.

Di Myanmar, total kasus naik menjadi 361 setelah satu infeksi baru dikonfirmasi, sementara pasien sembuh mencapai 318 orang.

Kamboja jadi negara kedelapan kasus infeksi virus terbanyak di Asia Tenggara dengan mengonfirmasi empat kasus baru, meningkatkan jumlah menjadi 272, sementara sembuh mencapai 223.

Sementara itu, tidak ada laporan infeksi atau kematian baru di Brunei Darussalam dan Laos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akan Gelar Resepsi Drive Thru? Ini Contoh dari Pengantin di Banyuwangi

Akan Gelar Resepsi Drive Thru? Ini Contoh dari Pengantin di Banyuwangi

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 09:19 WIB

Luhut Sebut Pelarangan Mudik Lebaran Efektif Tekan Penyebaran Corona

Luhut Sebut Pelarangan Mudik Lebaran Efektif Tekan Penyebaran Corona

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 08:42 WIB

Suami Wafat Banyak yang Melayat, Kepsek SD Madiun Ikut Meninggal COVID-19

Suami Wafat Banyak yang Melayat, Kepsek SD Madiun Ikut Meninggal COVID-19

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 08:38 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB