Bisa karena Pendidikan Daring, 50 Persen Anak Muda Alami Masalah Mental

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 17 Agustus 2020 | 13:25 WIB
Bisa karena Pendidikan Daring, 50 Persen Anak Muda Alami Masalah Mental
Ilustrasi KBM online - (Unsplash/@anniespratt)

Suara.com - Lebih dari setengah tahun berlalu, pandemi Covid-19 telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental. Sayangnya masalah mental yang disebabkan oleh pandemi lebih banyak menyerang anak muda

Melansir dari India Times, survei yang dilakukan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menyatakan bahwa 50 persen anak muda menalami gejala kecemasan dan depresi. Survei ini telah diterbitkan dalam laporan berjudul 'Youth and Covid-19: impact on job, education, rights and mental well-being'.

Survei ILO dilakukan pada 12.000 peserta yang berasal dari 112 negara. Sebagian besar dari mereka adalah anak muda terpelajar yang memiliki akses internet dengan umur 18 hingga 29 tahun.

Pada survei tersebut, para peserta diminta untuk menjelaskan berbagai faktor penyabab keluhan mental seperti masalah pekerjaan, pendidikan, kesehatan mental, dan kesejahteraan sosial. Dalam hal ini, banyak peserta yang mencatat lebih dari satu faktor penyebab masalah mental.

Pada laporan penelitian itu menunjukkan bahwa banyak peserta didik yang merasa ketinggalan pelajaran karena harus belajar secara daring. Sementara bagi mereka yang sudah bekerja, banyak yang berhenti, mengalami kerugian, masalah bekerja di rumah, dan jam kerja yang diperpanjang. 

Ilustrasi gangguan mental. [Shutterstock]
Ilustrasi gangguan mental. [Shutterstock]

Hampir 50 persen para pelajar mengatakan bahwa mereka takut pandemi akan menunda pendidikan mereka, sementara 9 persen mengatakan takut gagal dalam ujian. Hal ini menjadi salah satu pendorong tekanan mental bagi usia pelajar. 

Laporan itu juga menunjukkan perbedaan yang tampak antara pria dan wanita. Peserta wanita cenderung lebih mengalami masalah mental terutama yang berusia antara 18-24 tahun.

Studi ILO menunjukkan jika masalah mental tidak tertangani, maka dunia bisa menghadapi krisis kesehatan bahkan setelah pandemi berakhir. Kondisi ini juga dapat berdampak pada kualitas hidup dan memperburuk faktor-faktor yang berkontribusi pada kesejahteraan hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baby Blues dan 2 Gangguan Mental yang Berisiko Dialami Ibu Pascamelahirkan

Baby Blues dan 2 Gangguan Mental yang Berisiko Dialami Ibu Pascamelahirkan

Health | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 15:19 WIB

Gangguan Mental pada Masa Kanak-Kanak Berdampak Buruk saat Dewasa

Gangguan Mental pada Masa Kanak-Kanak Berdampak Buruk saat Dewasa

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 17:45 WIB

Alami Gangguan Mental saat Pandemi? Bisa Konsultasi Ke Sini

Alami Gangguan Mental saat Pandemi? Bisa Konsultasi Ke Sini

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 12:48 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB