Dokter Paru Ungkap Daftar Obat Untuk Pasien Covid-19 di Indonesia

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:59 WIB
Dokter Paru Ungkap Daftar Obat Untuk Pasien Covid-19 di Indonesia
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) DR. Dr. Agus Dwi Sasonto, Sp. P(K) menyampaikan perbedaan kasus infeksi virus corona Covid-19. Agus menjelaskan perbedaan itu dibagi menjadi orang tanpa gejala, sakit dengan gejala ringan, sakit dengan gejala sedang, sakit dengan pneumonia berat, dan sakit Covid-19 dengan kondisi kritis. 

"Kalau kita lihat dalam literatur, 81 persen itu dari mulai tanpa gejala, ringan, dan sedang. Sedangkan yang berat sekitar 14 persen dan yang kritis sekitar 5 persen. Oleh karena itu mengobati pasien harus berdasarkan tingkat beratnya kasus," kata Agus dalam siaran virtual melalui BNPB, Selasa (18/8/2020).

Sebagai dokter paru yang berpengalaman, Agus memastikan bahwa Indonesia telah memiliki panduan pemberian obat untuk pasien Covid-19 yang disusun oleh sejumlah organisasi tenaga medis.

Khusus untuk pasien tanpa infeksi virus corona Covid-19 tanpa gejala, pasien tidak akan diberikan obat. "Pasien tidak ada gejala cukup dengan vitamin atau juga obat imunodulator baik tradisional maupun obat modern. Tentunya yang sudah mendapat izin edar di Indonesia," jelas Agus.

Sedangkan pasien yang bergejala baik ringan, sedang, hingga berat, diberikan obat yang berdasarkan panduan dari organisasi tenaga medis. Agus memaparkan, panduan itu terdiri dari tiga regimen pengobatan yang dipakai di Indonesia dan tersedia di fasilitas layanan kesehatan, yaitu;

Regimen pertama
Obat 1: azitromisin atau levofloksasin
Obat 2: klorokuin atau hidrosiklorokuin
Obat 3: oseltamivir
Obat 4: vitamin

2.  Regimen kedua
Obat 1: azitromisin atau levofloksasin
Obat 2: klorokuin atau hidrosiklorokuin
Obat 3: favipiravir
Obat 4: vitamin

3. Regimen ketiga
Obat 1: azitromisin atau levofloksasin
Obat 2: klorokuin atau hidrosiklorokuin
Obat 3: lopinavir + ritonavir
Obat 4: vitamin

"Memang saat ini belum ada terapi spesifik untuk Covid-19. Tetapi kita buat pilihan berdasarkan literatur dan kajian dari ahli profesi," ujar Agus. Khusus untuk pasien gejala berat dan kritis, akan ada tambahan obat yang diberikan.

Agus menyampaikan, obat berupa deksamethason dan antikoagulan. Terapi lain juga bisa dilakukan seperti plasma convalescent, stem cell, dan immunoglobulin. "Itu bisa dilakukan sesuai dengan assement dari DPJP dalam rangka uji klinis. Selain itu pasien mendapat nutrisi, alat bantu napas jika diperlukan, cairan," katanya.

Berdasarkan riset pada awal penilaian studi dari PDPI dan RS Wisma Atlet ditemukan bahwa di RS Darurat dalam penggunaan obat berdasarkan panduan tersebut pada kasus ringan, pasien sembuh mencapai 99,3 persen. 

Sedangkan di RS Persahabatan, 100 persen pasien gejala ringan sembuh diberikan obat berdasarkan panduan. Kemudian gejala sedang, prevalensi sembuh sebesar 88,1 persen. Tetapi gejala berat sebagian besar tidak bisa sembuh. "Kesembuhannya lebih kecil. Sedangkan pada kasus kritis 79,6 persen itu meninggal," tutup Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 Laporkan Mulutnya Mengecap Rasa Logam Meski Telah Pulih

Pasien Covid-19 Laporkan Mulutnya Mengecap Rasa Logam Meski Telah Pulih

Health | Senin, 17 Agustus 2020 | 15:59 WIB

Sultan HB X Tolak Wacana Membuka Data Pasien COVID-19

Sultan HB X Tolak Wacana Membuka Data Pasien COVID-19

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:02 WIB

Gara-Gara Kamar Kotor, Pria ini Kabur dari Hotel Khusus Pasien Covid-19

Gara-Gara Kamar Kotor, Pria ini Kabur dari Hotel Khusus Pasien Covid-19

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 15:06 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB