Waspada, Kurang Tidur Kronis Bisa Mengembangkan Kanker Hati

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2020 | 19:40 WIB
Waspada, Kurang Tidur Kronis Bisa Mengembangkan Kanker Hati
Ilustrasi insomnia (Shutterstock)

Suara.com - Angka kanker hati meningkat tiga kali lipat sejak 1980-an. Dalam hal ini, para peneliti menunjukkan bahwa kurang tidur secara terus-menerus menyebabkan penyakit hati dan akhirnya menyebabkan kanker hati.

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Baylor College of Medicine di Texas ini telah diterbitkan dalam jurnal Cancer Cell.

"Studi terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen populasi di Amerika Serikat mengadopsi gaya hidup yang mengarah pada gangguan kronis tidur mereka," kata Loning Fu, penulis senior studi dan profesor di Baylor College of Medicine seperti yang dikutip dari Medical News Today.

“Ini juga telah mencapai tingkat epidemi di negara maju lainnya yang dibarengi dengan peningkatan risiko obesitas dan kanker hati,” tambahnya.

Ilustrasi penyakit hati / penyakit liver. (shutterstock)
Ilustrasi penyakit hati / penyakit liver. (shutterstock)

Menurut rekan penulis, profesor molekuler dan biologi seluler David Moore menyatakan bahwa kanker hati sedang meningkat di seluruh dunia. Sementara dalam penelitian yang mereka lakukan menunjukkan bahwa pasien dapat mengembangkan penyakit hati berlemak menjadi kanker hati.

“Kami tahu kami memerlukan model hewan untuk memeriksa hubungan ini dan penelitian di Lab Fu menemukan bahwa tikus yang mengalami jet-lag kronis mengembangkan kanker hati dengan cara yang sangat mirip seperti yang dijelaskan pada manusia yang mengalami obesitas,” tambahnya.

The American Cancer Society melaporkan bahwa 700.000 orang di seluruh dunia didiagnosis mengalami kanker hati setiap tahun. Pria lebih mungkin mengembangkan kanker hati daripada wanita. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Gejala Serangan Jantung, Perhatikan Pola Tidur Anda!

Cek Gejala Serangan Jantung, Perhatikan Pola Tidur Anda!

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:58 WIB

Tak Semua Orang Butuh Waktu Tidur 8 Jam, Ini Alasannya!

Tak Semua Orang Butuh Waktu Tidur 8 Jam, Ini Alasannya!

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:31 WIB

Bikin Tidak Antusias, Begini Dampak Kurang Tidur pada Keesokan Harinya!

Bikin Tidak Antusias, Begini Dampak Kurang Tidur pada Keesokan Harinya!

Health | Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:45 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB