Tiga Manfaat Kerja Dari Rumah Bagi Organ Intim Perempuan, Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 24 Agustus 2020 | 20:10 WIB
Tiga Manfaat Kerja Dari Rumah Bagi Organ Intim Perempuan, Apa Saja?
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Berada di rumah selama pembatasan sosial kala pandemi Covid-19 ternyata punya manfaat yang baik bagi organ intim perempuan. Selama di rumah, tentunya jarang perempuan mengenakan pakaian yang ketat dan sintetis.

Hal itu seperti diketahui akan membatasi aliran dan sirkulasi udara di sekitar selangkangan, memerangkap panas dan kelembapan di daerah vagina Anda. Ini menciptakan lingkungan yang ideal untuk infeksi bakteri.

Sekarang, karena Anda telah mengenakan pakaian longgar selama ini, kemungkinan besar kesehatan vagina Anda meningkat. Tidak percaya kami? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir dari Healthshots.

Peluang Anda terkena sariawan vagina sangat rendah

Sariawan vagina adalah infeksi jamur umum yang dihadapi hampir semua perempuan di beberapa titik atau lainnya. Tanda-tanda seperti gatal, radang dan nyeri di bawah sana, sensasi perih saat buang air kecil, dan / atau mengalami nyeri saat berhubungan seks adalah tanda-tanda infeksi ini.

ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Kebetulan perempuan yang selalu memakai celana ketat seperti skinny jeans, lebih rentan terhadap masalah vagina ini.

Pakaian ini membuat berkeringat di area selangkangan yang pada gilirannya menciptakan lingkungan yang memungkinkan sariawan berkembang.

Terlindung dari infeksi saluran kemih
Mengenakan jeans secara teratur dapat menyebabkan bakteri tidak hanya menumpuk di sana tetapi juga bakteri masuk ke uretra, yang menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) seperti sistitis.

Apa yang terjadi saat Anda terkena ISK? Ini dimulai dengan Anda merasa perlu buang air kecil lebih sering. ISK juga menyebabkan rasa sakit dan rasa terbakar saat buang air kecil dan perasaan tidak nyaman di sekitar kandung kemih juga berlanjut.

Mengurangi risiko vulvodynia

Vulvodynia adalah sindrom nyeri kronis pada vulva yang dapat ditandai dengan sensasi terbakar, iritasi, menyengat, atau nyeri tajam.

Rasa sakitnya bisa sebentar-sebentar atau bisa bertahan bertahun-tahun bersama. Ini bisa dialami setelah berhubungan seks, menggunakan tampon, atau ketika tekanan diberikan pada vagina saat Anda duduk dalam waktu lama. Istirahat dari celana ketat yang memberi tekanan pada selangkangan Anda dapat membantu mengurangi risiko vulvodynia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ungkap Risiko Bahaya Vagina Kendur, Bisa Rusak Organ Intim?

Dokter Ungkap Risiko Bahaya Vagina Kendur, Bisa Rusak Organ Intim?

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2020 | 21:48 WIB

Cara Mengatasi Masalah Vagina Kendur Karena Melahirkan

Cara Mengatasi Masalah Vagina Kendur Karena Melahirkan

Health | Minggu, 23 Agustus 2020 | 20:19 WIB

Vagina Kendur Pasca Melahirkan, Berbahayakah? Ini Penjelasan Dokter

Vagina Kendur Pasca Melahirkan, Berbahayakah? Ini Penjelasan Dokter

Health | Minggu, 23 Agustus 2020 | 19:43 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB