Selain Eijkman, 4 Lembaga Ini Juga Kembangkan Vaksin Merah Putih

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 03 September 2020 | 07:56 WIB
Selain Eijkman, 4 Lembaga Ini Juga Kembangkan Vaksin Merah Putih
Peneliti meriset pembuatan vaksin Merah Putih di salah satu laboratorium PT Bio Farma (Persero), Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Suara.com - Selain lembaga Lembaga Biologi Molekular Eijkman, ternyata vaksin Merah Putih untuk Covid-19 juga tengah  dikembangkan oleh empat institusi lain yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair), Instutut Teknologi Bandung (ITB), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Dijelaskan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi (BRIN), Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, keempat lembaga ini membuat vaksin Merah Putih menggunakan platform atau metode pembutannya yang berbeda.

UI sedang mengembangkan menggunakan tiga platform yakni berdasarkan asam deoksiribonukleat (DNA), asam ribonukleat (RNA), dan virus like particles (VLPs).

Sedangkan dari tim ITB mengembangkan vaksin dari platform Adenoviruses, yakni sejenis virus hidup, lalu dimodifikasi untuk melawan virus yang menginfeksi, seperti virus corona yang menyebabkan sakit Covid-19. 

Begitu juga dengan Unair, yang sama-sama mengembangkan vaksin Merah Putih yang terbuat dari Adenoviruses. Sedangkan LIPI mengembangkan vaksin dari platform protein rekombinan atau protein DNA rekombinan (rDNA).

"Jadi kita bersyukur ada banyak peneliti luar biasa kita, yang berupaya meneliti dan mengembangkan melahirkan bibit vaksin yang nantinya siap diproduksi," ujar Prof. Bambang.

Prof. Bambang mengatakan Indonesia perlu untuk bergerak secara cepat dan mandiri memproduksi vaksin sendiri, mengingat jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 260 juta. Apalagi vaksin Covid-19 ini kemungkinan dibutuhkan lebih dari 1 kali disuntikkan per orang.

"Maka kemungkinan kebutuhan vaksinasi dari Covid-19 ini bisa mencapai 300 sampai 400 juta. Dan otomatis ini membutuhkan kemandirian baik dari sisi produksi maupun dari sisi pengembangan bibit vaksinnya," jelas Prof. Bambang.

Sementara itu Eijkman sudah berhasil mencapai 40 persen dari total keseluruhan pengembangan vaksin dengan menggunakan 3 platform dari sub unit protein DNA rekombinan (rDNA), berbahan sel mamalia maupun sel ragi, dan terbuat dari inactive virus atau virus yang dilemahkan.

baca juga

Rencananya jika berjalan lancar, akhir 2020 vaksin Merah Putih akan selesai uji coba kepada hewan mamalia. Awal tahun 2021 akan mulai diproduksi oleh Biofarma untuk melakukan uji klinis atau uji coba kepada manusia tahap 1, 2, dan 3. "Dan di triwulan ketiga 2021, harapannya kita sudah bisa memproduksi tahapan awal dari vaksin Merah Putih ini untuk keperluan publik," tutupnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

14 Karyawan Bank Syariah Mandiri Riau Positif Covid-19

14 Karyawan Bank Syariah Mandiri Riau Positif Covid-19

News | Kamis, 03 September 2020 | 07:47 WIB

Tenaga Medis Tertular Covid, Pelayanan di RSU Tobelo Dihentikan Sementara

Tenaga Medis Tertular Covid, Pelayanan di RSU Tobelo Dihentikan Sementara

News | Kamis, 03 September 2020 | 05:45 WIB

Usai Berlibur, Mantan PM Italia Positif Covid-19

Usai Berlibur, Mantan PM Italia Positif Covid-19

News | Kamis, 03 September 2020 | 05:39 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB