Ilmuwan Temukan 7 Garis Keturunan Covid-19 di Nigeria, Apa Maksudnya?

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Rabu, 09 September 2020 | 17:30 WIB
Ilmuwan Temukan 7 Garis Keturunan Covid-19 di Nigeria, Apa Maksudnya?
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Suara.com - Nigeria mencatat kasus virus corona pertama pada 27 Februari 2020, melalui seorang imigran Italia yang sampelnya diteliti untuk pengurutan genom. Hasilnya, data urutan SARS-CoV-2 pertama di benua Afrika terbit pada 6 Maret 2020.

Pengurutan genom membantu peneliti lebih memahami virus, epidemiologim dan evolusinya. Secara global, memang hanya ada satu strain SARS-CoV-2, namun, ada lebih dari seribu garis keturunan virus baru ini yang beredar di seluruh dunia.

Klasifikasi garis keturunan didasarkan pada mutasi atau varian genetik yang menghubungkan 'tipe leluhur' dengan genetika keturunan, yang tidak mengubah fisiologi virus.

Pada dasarnya, garis keturunan virus terbentuk bila mutasi yang terjadi tidak mengubah protein virus yang disandikan. Namun, setiap mutasi yang mengarah pada perubahan patogenisitas virus, virulensi atau imunogenisitas, akan menjadi strain baru.

Jika mutasi memengaruhi bagian virus yang sistem kekebalan tubuh gunakan untuk menetralkan virus, ini akan menjadi jenis yang dapat menginfeksi orang yang sebelumnya terinfeksi atau divaksinasi.

Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].
Penampakan Virus Corona baru atau SARS-CoV-2 [NIAID flickr].

Menurut laporan Live Science, sejauh ini ilmuwan telah mengidentifikasi tujuh dari seribu lebih garis keturunan di Nigeria. Setiap garus keturunan mewakili urutan dari berbagai negara.

Garis keturunan pertama mewakili urutan virus dari China dan 'ekspor' global, seperti Asia Tenggara, Jepang, Korea Selatan, Australia, AS, dan Eropa.

Kedua mewaliki urutan virus dari wabah Italia, ketiga mewakili Eropa baru, dan keempat mewakili urutan dari Inggris, Islandia, dan Turki.

Urutan kelima mewakili urutan dari Belanda, Turki, Arab Saudi, Mesir, Finlandia dan Inggris. Urutan keenam mewakili urutan dari Belanda. Ketujuh mewakili urutan dari Turki, Arab Saudi, Mesir, Finlandia dan Inggris.

baca juga

Garis keturunan yang diidentifikasi di Nigeria tidak berbeda dari yang diidentifikasi di negara lain dan sejauh ini tidak ada laporan tentang galur yang unik di negara tersebut.

Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)
Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)

Jumlah garis keturunan di Nigeria akan diperbarui setelah ada banyak data urutan yang diterima, dengan mempertimbangkan bukti transmisi di masyarakat saat ini.

Melacak garis keturunan virus sangat penting karena data ingin bisa sangat berguna untuk menentukan bagaimana virus menyebar di masyarakat.

Artinya, jika ada strain baru, ilmuwan akan memiliki informasi penting yang dibutuhkan untuk menahan penyebarannya, terutama di negara seperti kawasan Afrika.

Sebab, jika strain baru terbukti lebih ganas, atau lebih mudah menular, hal ini akan memberikan tekanan besar pada sistem kesehatan negara yang lemah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, David Beckham dan Istri Dituding Sebarkan Virus Corona

Waduh, David Beckham dan Istri Dituding Sebarkan Virus Corona

Bola | Rabu, 09 September 2020 | 16:41 WIB

Menteri Devi Klaim Kebal Virus Corona karena Lahir di Antara Kotoran Sapi

Menteri Devi Klaim Kebal Virus Corona karena Lahir di Antara Kotoran Sapi

News | Rabu, 09 September 2020 | 16:28 WIB

Studi: Virus Corona Bisa Bertahan Seminggu Dipermukaan Daging Salmon

Studi: Virus Corona Bisa Bertahan Seminggu Dipermukaan Daging Salmon

News | Rabu, 09 September 2020 | 13:34 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×