JK Rowling Disebut Transphobia, Apa Maksudnya?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 15 September 2020 | 18:34 WIB
JK Rowling Disebut Transphobia, Apa Maksudnya?
JK Rowling. (Shutterstocks)

Suara.com - JK Rowling kembali dituding anti transgender atau transphobia setelah merilis buku berjudul "Troubles Blood". Buku kelima seri Cormoran Strike itu bercerita tentang seorang pria tulen yang menargetkan korban untuk menjadi mangsanya.

Pada seri sebelumnya, JK Rowling menggambarkan karakter transgender yang tidak stabil dan agresif. Kritikan inilah yang menuai pro kontra publik.

Publik berasumsi J.K Rowling seorang transphobia. Sampai akhirnya, muncul tagar J.K Rowling yang bertujuan menyentil wanita 55 tahun itu, karena menyinggung transgender dalam buku terbarunya.

Transphobia adalah ketakutan, kebencian atau ketidakpercayaan terhadap transgender. Transphobia, dilansir dari Planned Parenthood, bisa mencegah transgender dan orang-orang yang tidak sesuai gender untuk menjalani kehidupan yang bebas dari bahaya.

Transphobia bisa terjadi dalam berbagai bentuk, seperti:

Buku Troubled Blood JK Rowling. (Amazon)
Buku Troubled Blood JK Rowling. (Amazon)
  1. Sikap dan keyakinan negatif
  2. Kebencian dan prasangka terhadap orang transgender
  3. Ketakutan dan kesalahpahaman yang tidak rasional
  4. Tidak percaya atau mengabaikan kata ganti pilihan atau identitas gender
  5. Menghina lewat nama dan bahasa yang merendahkan
  6. Intimidasi, pelecehan dan kekerasan

Transphobia bisa menciptakan bentuk diskriminasi yang halus maupun terang-terangan. Misalnya, orang transgender mungkin ditolak oleh suatu perusahaan, perumahan atau perawatan kesehatan.

Seseorang bisa memiliki transphobia bila sering diajarkan oleh orangtua atau lingkungan keluarganya yang mendorong ide-ide negatif tentang transgender.

Beberapa orang bisa memiliki transphobia karena informasi yang salah atau tidak memiliki informasi sama sekali tentang transgender.

Mereka mungin tidak menyadari orang transgender atau masalah trans secara pribadi. Orang transgender yang stres karena mendapat perlakuan transphobia juga bisa membahayakan mereka dan menyebabkan depresi, ketakutan, kehilangan harapan hingga keinginan bunuh diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tagar RIP JK Rowling Jadi Trending Topik di Twitter, Ini Alasannya

Tagar RIP JK Rowling Jadi Trending Topik di Twitter, Ini Alasannya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2020 | 10:08 WIB

Cerita Beyonce Laishram, Waria Pertama Jadi Dokter Merawat Pasien Corona

Cerita Beyonce Laishram, Waria Pertama Jadi Dokter Merawat Pasien Corona

Jakarta | Jum'at, 11 September 2020 | 07:31 WIB

Seorang Transgender di Pakistan Tewas jadi Korban Penembakan

Seorang Transgender di Pakistan Tewas jadi Korban Penembakan

News | Kamis, 10 September 2020 | 20:23 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB