Studi: Orang dengan PTSD Dua Kali Lebih Berisiko Kena Demensia

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 17 September 2020 | 10:50 WIB
Studi: Orang dengan PTSD Dua Kali Lebih Berisiko Kena Demensia
Ilustrasi perempuan demensia. [Shutterstock]

Suara.com - Orang yang mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD) lebih berisiko mengalami demensia di kemudian hari. Hal ini dinyatakan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Psychiatry. 

Melansir dari CNN, PTSD terjadi ketika gejala trauma psikologis mengganggu fungsi sehari-hari selama setidaknya satu bulan. "Studi kami memberikan bukti baru yang penting tentang bagaimana pengalaman traumatis dapat memengaruhi kesehatan otak," kata penulis senior Vasiliki Orgeta, kepala divisi psikiatri di University College London. 

"Efek jangka panjang dari trauma dapat memengaruhi otak dalam banyak hal serta meningkatkan kerentanan terhadap penurunan kognitif dan demensia," imbuh Orgeta.

Menurut ahli saraf Dr. Richard Isaacson, pendiri Klinik Pencegahan Alzheimer di NewYork-Presbyterian dan Weill Cornell Medical Center yang tidak terlibat dalam penelitian ini menyatakan bahwa pengaruh trauma pada otak sudah tidak mengherankan. 

"Saya sama sekali tidak terkejut bahwa tingkat stres yang paling parah atau gangguan stres pascatrauma (PTSD) memiliki keterkaitan dengan demensia," kata Dr. Richard Isaacson.

"Dalam dekade terakhir ini, banyak bukti menunjukkan bahwa stres sama pentingnya dengan faktor risiko lainnya dalam meningkatkan berbagai penyakit seperti Alzheimer, diabetes hingga penyakit jantung," imbuh Isaacson.

Melansir dari CNN, penelitian ini menunjukkan orang dengan PTSD menghadapi risiko demensia satu hingga dua kali lebih tinggi dalam kurun waktu 17 tahun kemudian.

Gejala PTSD sendiri biasanya muncul dengan bayangan kilas balik peristiwa traumatis yang bisa menimbulkan gejala fisik seperti jantung berdebar kencang atau berkeringat. Kenangan atau mimpi buruk yang berulang juga bisa jadi tanda PTSD. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Sebut Merokok Terbukti Tingkatkan Masalah Kecemasan

Studi Sebut Merokok Terbukti Tingkatkan Masalah Kecemasan

Health | Selasa, 15 September 2020 | 19:46 WIB

Wajib Tahu, Ini Tips Merawat Orang Dengan Demensia

Wajib Tahu, Ini Tips Merawat Orang Dengan Demensia

Health | Selasa, 15 September 2020 | 07:15 WIB

Tidur Malam Nyenyak Bisa Cegah Demensia, Begini Hubungannya

Tidur Malam Nyenyak Bisa Cegah Demensia, Begini Hubungannya

Health | Senin, 14 September 2020 | 11:22 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB