Ahli Bioetika: Tidak Boleh Ada Rahasia Dalam Uji Klinis Vaksin Virus Corona

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 17 September 2020 | 16:10 WIB
Ahli Bioetika: Tidak Boleh Ada Rahasia Dalam Uji Klinis Vaksin Virus Corona
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Uji klinis biasanya menjadi rahasia di kalangan medis. Tetapi selama krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya seperti pandemi virus corona, para peneliti dan ilmuwan harus menyerahkan temuannya pada publik.

"Salah satu alasan mengapa transparansi sangat penting adalah jika orang tidak dapat mengintip dan membuat penilaian apakah FDA melakukan tugasnya dengan benar, maka itu bisa menumbuhkan ketidakpercayaan atau keraguan tentang keamanan vaksin, "kata Jonathan Kimmelman, PhD, yang mempelajari uji klinis obat, di Radio KNX dilansir dari Medical Daily, Kamis, (17/9/2020). 

Dr. Kimmelman adalah ahli bioetika dan direktur Divisi Etika & Kebijakan di Universitas McGill. Satu minggu setelah semua lokasi uji coba vaksin COVID-19 untuk AZD1222 diberitahu untuk menghentikan operasi setelah peserta uji coba di Inggris jatuh sakit karena kemungkinan efek samping.

Beberapa lokasi uji coba dibersihkan untuk dilanjutkan. Jeda dan mulai ulang yang cepat telah menimbulkan pertanyaan tentang transparansi terkait uji coba vaksin yang sedang dikembangkan bersama oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca.

WHO menyebut vaksin covid 19 masih belum tersedia luas pada pertengahan tahun 2021.
WHO menyebut vaksin covid 19 masih belum tersedia luas pada pertengahan tahun 2021.

Kondisi pasien tidak dirilis ke publik. Pascal Soriot, chief executive AstraZeneca, hanya mengungkapkan informasi ini kepada investor selama pertemuan pribadi yang diatur oleh J.P. Morgan, The New York Times melaporkan.

“Saya membayangkan sebagian besar masyarakat ingin percaya para ilmuwan berbagi data mereka, bahwa proses ini terbuka untuk pengawasan di kalangan komunitas ilmiah,” Peter Doshi, MD, editor jurnal medis The BMJ.

AstraZeneca bukan satu-satunya perusahaan farmasi yang dikecam karena merahasiakan detail penting terkait vaksin virus corona.

Pfizer baru-baru ini mengusulkan untuk memperluas uji klinisnya untuk menyertakan ribuan peserta lagi, tetapi pengumumannya tidak jelas dan tidak menjelaskan bagaimana perusahaan akan menentukan keefektifan vaksin dalam studi yang lebih besar.

Minggu lalu, sembilan perusahaan farmasi terkemuka berjanji untuk "berdiri dengan sains" dan tidak akan merilis vaksin COVID-19 sampai benar-benar diperiksa keamanan dan kemanjurannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Jual Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke India

Rusia Jual Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke India

News | Kamis, 17 September 2020 | 11:27 WIB

Trump: AS akan Distribusikan 100 Juta Dosis Vaksin Corona pada Desember

Trump: AS akan Distribusikan 100 Juta Dosis Vaksin Corona pada Desember

News | Kamis, 17 September 2020 | 09:45 WIB

Vaksin Tak Akan Hentikan Pandemi Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!

Vaksin Tak Akan Hentikan Pandemi Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!

Health | Rabu, 16 September 2020 | 17:27 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB