Akibat Covid-19, Stok Darah PMI Hanya Cukup untuk 2 Hari

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 18 September 2020 | 12:58 WIB
Akibat Covid-19, Stok Darah PMI Hanya Cukup untuk 2 Hari
Ilustrasi Stok Darah. (Shutterstock)

Suara.com - Tanggal 17 September 2020 kemarin, Indonesia baru saja merayakan Hari Palang Merah Indonesia (PMI). Tahun ini di tengah pandemi Covid-19, PMI merasakan pukulan luar biasa, di mana stok darah yang tersedia berkurang drastis.

Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI Pusat, dr. Linda Lukitasari Waseso, mengatakan stok darah di Indonesia berkurang 30 hingga 40 persen dari tahun sebelumnya. "Ini karena adanya pembatasan berskala besar di beberapa provinsi, tidak hanya di DKI Jakarta, kemudian WFH, pembatasan untuk jarak berkumpul. Ini membuat pendonor yang secara reguler atau instansi-instansi yang sudah biasa mendonorkan darahnya berkurang. Awal-awal penutupan di bulan Maret mulai ada, otomatis kita sangat kekurangan darah," ujarnya saat dihubungi suara.com, Kamis (18/9/2020).

Beruntung dengan bantuan TNI-Polri, kekurangan darah ini sedikit terastasi, karena Panglima, Kapolri, dan Kemendagri menugaskan para tentara, anggota polri, dan ASN untuk mendonorkan darahnya.

"Kalau TNI dan Polri gampang untuk diarahkan, dibanding komunitas agak sulit karena kantornya tutup, sehingga kami minta mereka berdonor di unit donor darah kami," terang dr. Linda.

Dr. Linda juga mengungkap jika biasanya stok darah cukup hingga 4 hari, kini stok darah selama pandemi hanya cukup untuk satu hingga 2 hari. Penurunan yang lebih parah dialami Unit Transfusi Darah (UTD) PMI DKI Jakata yang mengalami penurunan hingga 80 persen.

"Sebelum pandemi kita bisa bisa kumpulin 1000 pendonor sehari, tapi sekarang hanya bisa kumpulin 200 pendonor, karena 60 persen kegiatan di luar gedung kita datang ke instansi jemput bola, sekarang instansi tutup kampus tutup kuliah sekolah dari rumah," ungkap Kepala UTD PMI DKI Jakarta, Dr. dr. Ni Ken Ritchie, M.Biomed saat dihubungi beberpa waktu lalu.

Sementara itu, Dr. Ni Ken sendiri meminta masyarakat tidak khawatir tertular Covid-19 saat mendonorkan darah di mobil unit PMI atau di kantor unit cabang PMI, karena protokol kesehatan pasti dijalankan dengan ketat, termasuk memastikan tidak adanya kerumunan saat mendonor darah. Seperti mengatur jadwal kedatangan saat hendak donor darah di kantor dan cabang PMI, sehingga pendonor bisa datang dan langsung pulang. "Kita minta atur jadwal orang yang mau donor, ada yang datang jam 9, jam 10, jam 11, jadi jangan sampai semua datang di waktu yang bersamaan," jelasnya.

Sementara untuk ruangan bekas pendonor, pihak PMI juga akan membersihkan baik di mobil maupun di kantor PMI. Pastinya pendonor harus datang dalam keadaan fit, tidak bergejala Covid-19, tidak ada kontak dalam 2 minggu dengan penderita, dan datang memakai masker. "Bahkan antara pendonor, tempat tidur harus dibersihkan lebih dulu supaya pendonornya nyaman nggak bekas orang. Pemeriksaan suhu sudah pasti sebelum masuk," terang dr. Ni Ken.

Pendonor bisa datang dengan melihat jadwal keliling unit mobil PMI DKI Jakarta di website www.utdpmidkijakarta.or.id yang mendatangi terdekat ke tempat tinggal Anda. Tapi masyarakat juga bisa datang langsung ke PMI DKI Jakarta pusat di Kramat Jaya, dan 3 cabang lain di PMI Jakarta Selatan, Jakarta timur dan Jakarta Barat.

"Mendekatkan masyarakat dengan lokasi donor darah. Jadi bisa ke cabang, tapi memang bukanya jam 8 pagi sampai jam 8 malam, tidak 24 jam. Tapi kalau di Kramat Raya kita 24 jam," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Donor Darah Saat Pandemi, Ini Saran untuk Anda dari PMI

Ingin Donor Darah Saat Pandemi, Ini Saran untuk Anda dari PMI

Bali | Jum'at, 18 September 2020 | 12:03 WIB

HUT Ke-75 PMI, Wagub DIY: Kulo Ndherek Saling Ingatkan Pencegahan Covid-19

HUT Ke-75 PMI, Wagub DIY: Kulo Ndherek Saling Ingatkan Pencegahan Covid-19

Jogja | Jum'at, 18 September 2020 | 08:35 WIB

Berpartisipasi Cegah Covid-19, SuaraJogja.id Dapat Penghargaan PMI DIY

Berpartisipasi Cegah Covid-19, SuaraJogja.id Dapat Penghargaan PMI DIY

Jogja | Kamis, 17 September 2020 | 19:51 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB