Eddie Van Halen Meninggal Akibat Kanker Tenggorokan, Ini Gejala Paling Umum

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 07 Oktober 2020 | 07:54 WIB
Eddie Van Halen Meninggal Akibat Kanker Tenggorokan, Ini Gejala Paling Umum
Eddie van Halen tanpa rambut gondrong khasnya, dipotret sekitar tahun lalu [Instagram: eddievanhalen].

Suara.com - Kabar duka datang dari musisi rock dunia Eddie Van Halen. Pria bernama lengkap Edward Lodewijk Van Halen meninggal dunia pada Selasa (6/10/2020), karena kanker tenggorokan.

Kabar itu diumumkan langsung oleh sang putra, Wolfgang Van Halen, via media sosial Instagram atas nama akun pribadinya, @wolfvanhalen.

"Rasanya tidak percaya, harus menuliskan kabar berpulangnya ayah saya, Edward Lodewijk Van Halen, setelah perjuangan panjang melawan kanker ... I love you so much, Pop," demikian antara lain bunyi petikannya.

Meninggalnya Eddie Van Halen menjadi pengingat bagi kita semua untuk cepat tanggap dalam menangani gejaa kanker tenggorkan. Salah satunya ialah dengan mengenali gejalanya.

Pita suara, tenggorokan, kerongkongan (Shutterstock)
Ilustrasi tenggorokan. (Shutterstock)

Dilansir dari Healthline, kanker tenggorokan mengacu pada kanker kotak suara, pita suara, dan bagian lain dari tenggorokan, seperti amandel dan orofaring. Kanker tenggorokan sering dikelompokkan menjadi dua kategori: kanker faring dan kanker laring.

Pria lebih mungkin mengembangkan kanker tenggorokan daripada perempuan. Kebiasaan gaya hidup tertentu meningkatkan risiko terkena kanker tenggorokan, termasuk:

  1. Merokok
  2. Konsumsi alkohol yang berlebihan
  3. Nutrisi buruk
  4. Paparan asbes
  5. Kebersihan gigi yang buruk
  6. Sindrom genetik

Kanker tenggorokan juga dikaitkan dengan jenis infeksi human papillomavirus (HPV) tertentu. HPV adalah virus yang ditularkan secara seksual. Menurut Pusat Perawatan Kanker Amerika, infeksi HPV merupakan faktor risiko kanker orofaring (tenggorokan) tertentu.

Kanker tenggorokan juga telah dikaitkan dengan jenis kanker lainnya. Faktanya, beberapa orang yang didiagnosis dengan kanker tenggorokan didiagnosis menderita kanker esofagus, paru-paru, atau kandung kemih pada saat bersamaan. Ini mungkin karena kanker ini memiliki beberapa faktor risiko yang sama.

Mungkin sulit untuk mendeteksi kanker tenggorokan pada tahap awal. Namun, tanda dan gejala umum kanker tenggorokan meliputi:

baca juga
  • Suara berubah (suara serak berkelanjutan)
  • Kesulitan menelan (disfagia)
  • Penurunan berat badan
  • Sakit tenggorokan
  • Kebutuhan konstan untuk membersihkan tenggorokan Anda
  • Batuk terus-menerus (mungkin batuk darah)
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher
  • Sakit telinga

Kunjungi dokter jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini dan tidak kunjung membaik setelah dua hingga tiga minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocker Eddie Van Halen Tiada, Tinggalkan Filosofi Bermobil dan Manggung

Rocker Eddie Van Halen Tiada, Tinggalkan Filosofi Bermobil dan Manggung

Otomotif | Rabu, 07 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Catat! Daftar Kebiasaan Buruk yang Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Catat! Daftar Kebiasaan Buruk yang Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 07:05 WIB

Perempuan dengan Payudara Padat Lebih Berisiko Terserang, Kok Bisa?

Perempuan dengan Payudara Padat Lebih Berisiko Terserang, Kok Bisa?

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×