Ibu Hamil Bisa Tularkan Virus Covid-19 ke Anak? Ini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:17 WIB
Ibu Hamil Bisa Tularkan Virus Covid-19 ke Anak? Ini Kata Dokter
Ilustrasi ibu hamil (Unsplash)

Suara.com - Masih terus meningkatnya kasus virus corona menimbulkan kekhawatiran sendiri di kalangan masyarakat. Terutama pada kelompok rentan seperti ibu hamil

Ada anggapan bahwa virus tersebut bisa menular dari ibu pada anaknya. Tapi benarkah hal itu?

 Dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi RS Pondok Indah, dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG-KFER, M.Sc mengatakan Covid-19 ini merupakan jenis virus baru, hingga masih banyak yang perlu dipelajari.

Namun, ia memastikan saat ini, tidak ada bukti bahwa Covid-19 bisa meningkatkan resiko keguguran pada janin dan penularan virus ini dari ibu hamil kepada bayi.

Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)
Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)

“Ibu gak usah khawatir belum ada virus Covid-19 menurunkan ke janin anak dan membuat resiko keguguran. Tensi tertular nya kecil bahkan tak mungkin,” ujar dr Yassin dalam keterangannya secara virtual, Rabu (7/10/2020).

Agar kondisi tetap sehat, sebaiknya ibu hamil juga memeriksa kondisi kehamilannya secara rutin. Disarankan agar ibu hamil dapat mencari rumah sakit yang memberikan fasilitas pelayanan kesehatan yang memenuhi protokol secara ketat.

“Prosedurya lainnya ibu hamil juga akan dilakukan tes Swab atau PCR, dan itu juga biasanya bervariasi antara 2 minggu menjelang kelahiran, serta ibu hamil diharapkan untuk tetap selalu berada di rumah,” jelasnya.

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui status keadaan pasien itu sendiri, melindungi pasien lain yang sedang dirawat, serta melindungi orang lain di rumah sakit. Hal itu untuk mencegah rumah sakit yang bersangkutan menjadi episentrum Covid-19 yang baru.

Dia juga menyarankan agar para ibu hamil juga mencari lebih banyak informasi mengenai kehamilan dan persalinan di masa Covid-19 ini. Pastikan informasi-informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang terpercaya dan dapat dikonfirmasi ke dokter kandungan.

Lebih lanjut, dr. Yassin menambahkan secara prinsip, bila ada ibu yang positif Covid-19 saat dalam persalinan, maka proses kelahirannya akan dilakukan secara operasi caesar, dan itu para dokter turut melakukan penanganannya dengan mengikuti protokol kesehatan.

“Tatkala ternyata ibu hamil positif persalinannya pemilihan caesar yang diambil. Kemudian, si anak akan langsung dipisahkan dan dilakukan isolasi dan test. Sementara, anak juga akan tetap mendapatkan ASI perah dari ibunya,” bebernya.

Dia mengingatkan bahwa kehamilan saat pandemi memang memiliki tantangan dan masalah. Apalagi kehamilan dengan Covid-19. Artinya, setiap ibu hamil diminta untuk menjaga kehamilannya, makan makanan bernutrisi, berpikir positif dan selalu berkonsultasi dengan dokter yang merawat sejak masa kehamilan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Periksa Kehamilan Saat Pandemi Jadi Lebih Singkat, Ini Panduannya

Periksa Kehamilan Saat Pandemi Jadi Lebih Singkat, Ini Panduannya

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:28 WIB

CDC: Sindrom Peradangan Langka Terkait Covid-19 Mulai Serang Orang Dewasa

CDC: Sindrom Peradangan Langka Terkait Covid-19 Mulai Serang Orang Dewasa

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:29 WIB

Lakukan Tes usai Menag Terinfeksi, PM Malaysia Negatif Covid-19

Lakukan Tes usai Menag Terinfeksi, PM Malaysia Negatif Covid-19

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:07 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB