Salah Satunya Pusing, Kenali Gejala Keracunan Vitamin E!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 08 Oktober 2020 | 09:00 WIB
Salah Satunya Pusing, Kenali Gejala Keracunan Vitamin E!
Ilustrasi suplemen vitamin.

Suara.com - Seperti nutrisi lainnya, vitamin E sangat penting untuk tubuh. Vitamin jenis ini terkandung di berbagai makanan, seperti brokoli, bayam, mangga, kiwi, hingga kacang-kacangan.

Vitamin E memiliki banyak manfaat, misalnya, meningkatkan daya tahan, menjaga kesehatan kulit, menjaga kesehatan saraf dan otak, serta efek antioksidan.

Tetapi, mengonsumsi terlalu banyak vitamin E juga tidak baik untuk tubuh, bahkan dapat menyebabkan keracunan.

Dilansir Business Insider, paling sering kasus keracunan vitamin E terjadi pada mereka yang mengonsumsi suplemen tambahan walau sebenarnya mereka tidak memerlukan hal itu.

"Jika Anda mengonsumsi suplemen vitamin E dan Anda tidak kekurangan vitamin E, kadar tinggi dapat menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan toksisitas," kata Bansari Acharya, RDN, ahli gizi-ahli gizi terdaftar di Detroit, Michigan.

Ilustrasi vitamin E (Shutterstock)

Tanda dan gejala keracunan vitamin E

Keracunan vitamin E memiliki dua tahap gejala, yaitu ringan dan berat. Acharya menjelaskan gejala ringannya meliputi mual, sakit kepala, diare, kram perut, dan kelelahan.

"Jika vitamin E dosis tinggi dikonsumsi secara konsisten dan rutin, Anda mungkin akan segera mengalami gejala ringan seperti gangguan gastrointestinal (pencernaan) dan sakit kepala," jelasnya.

Gejala yang muncul akan bervariasi pada masing-masing orang. Ada beberapa orang yang mengalami satu hingga dua gejala, sedangkan lainnya mengalami sebagian besar gejala sekaligus.

Mengenali gejala ringan dapat membantu mencari pengobatan sebelum komplikasi medis yang lebih serius terjadi.

"Komplikasinya termasuk pendarahan yang berlebihan dan stroke hemoragik," lanjut Acharya.

Ketika vitamin E secara konsisten dikonsumsi pada dosis tinggi, gejala parah dapat terjadi dalam beberapa hari, imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Asam Folat dan Vitamin E Pengaruhi Siklus Haid?

Bisakah Asam Folat dan Vitamin E Pengaruhi Siklus Haid?

Health | Jum'at, 30 September 2016 | 12:15 WIB

Risikonya Bila Kekurangan Vitamin E

Risikonya Bila Kekurangan Vitamin E

Health | Jum'at, 17 April 2015 | 13:23 WIB

Konsumsi Suplemen Vitamin E Tingkatkan Risiko Kanker Prostat

Konsumsi Suplemen Vitamin E Tingkatkan Risiko Kanker Prostat

Health | Senin, 24 Februari 2014 | 13:31 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB