Benarkah Meningitis Bisa Sebabkan Komplikasi? Ini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 18 Oktober 2020 | 15:52 WIB
Benarkah Meningitis Bisa Sebabkan Komplikasi? Ini Kata Dokter
Ilustrasi meningitis. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit meningitis sebabkan radang pada selaput otak yang disebabkan karena infeksi virus, bakteri, ataupun jamur. Lantaran otak yang mengatur kerja seluruh organ dalam tubuh, meningitis juga berisiko merusak fungsi organ lain.

"Karena meningitis langsung mengenai otak, itu penting sekali untuk hidup. Kalau kena ke otak mengenai saeay gerak nanti lumpuh. Kalau kena saraf mata bisa buta. Kalau kena saraf pendengaran bisa menyebabkan tuli," jelas dokter spesialis anak dr. Ade Indri Sari Sp.A dalam siaran Instagram bersama Kenapa Harus Vaksin, Minggu (18/10/2020). 

Ade menjelaskan, meningitis umumnya makin parah karena disebabkan infeksi bakteri pneumokokus yang berjenis ganas. 

"Penelitian mengungkapkan kalau bakteri lebih cepat menimbulkan kefatalan. Respon terhadap imun juga lebih kuat," tambah Ade. 

infografis meningitis atau penyakit radang selaput otak. (Suara.com)
infografis meningitis atau penyakit radang selaput otak. (Suara.com)

Pengobatan meningitis berbeda-beda tergantung penyebabnya, kata Ade. Meningitis akibat bakteri umumnya akan diobati dengan minum obat antibiotik. Sedangkan yang disebabkan virus dengan antivirus. 

Namun keduanya bisa dicegah vaksin. Ade menyampaikan, vaksin meningitis bisa diberikan sejak usia 2 tahun hingga 55 tahun. Vaksin tersebut akan berlaku seumur hidup.

"Vaksin diberikan kepada kelompok berisiko tinggi seperti balita, anak-anak, orang dengan gangguan sistem imun seperti HIV, anemia, tidak punya limpa, orang hidup di keramaian seperti asrama, naik haji, tinggal di camp seperti Angkatan Darat, dan petugas kesehatan," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa penyakit meningitis harus segera mendapat perawatan medis segera. Karena risiko kematiannya berpeluang besar. Atau pun selamat bisa menyebabkan kecacatan.

"Untuk melindungi diri dari penyakit meningitis lakukan pencegahan dengan rajin cuci tangan, menghindari kontak erat, tidak berbagi alat makan sekalipun dengan anggota keluarga. Juga lakukan vaksinasi," ucapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditinggal Glenn Fredly, Bagaimana Mutia Ayu Jalani Hidup?

Ditinggal Glenn Fredly, Bagaimana Mutia Ayu Jalani Hidup?

Entertainment | Senin, 28 September 2020 | 07:55 WIB

Jika Lambat Terdiagnosis, Meningitis Bisa Sebabkan Respon Otak Anak Menurun

Jika Lambat Terdiagnosis, Meningitis Bisa Sebabkan Respon Otak Anak Menurun

Health | Selasa, 01 September 2020 | 17:49 WIB

Kenali Virus West Nile yang Ditemukan pada Nyamuk, Bisa Menular ke Orang!

Kenali Virus West Nile yang Ditemukan pada Nyamuk, Bisa Menular ke Orang!

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 19:00 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB