Psikolog Ingatkan Anak Tetap Menulis dengan Tangan Selama PJJ, Kenapa?

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 22 Oktober 2020 | 10:49 WIB
Psikolog Ingatkan Anak Tetap Menulis dengan Tangan Selama PJJ, Kenapa?
Anak menulis di buku. (Shutterstock)

Suara.com - Menulis merupakan salah satu medium yang sangat efektif untuk membantu anak mengekspresikan pelajaran yang telah dipaparkan.

Sayangnya, Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mengharuskan para siswa untuk belajar secara digital agar bisa terakses dengan guru dan teman-temannya.

Namun sistem itu disebut bisa berdampak buruk pada kesehatan mental anak-anak jika dilakukan dalan jangka panjang.

Psikolog anak Marcelina Melisa, M.Psi mengatakan dampak terburuk dalam hal belajar, kemampuan berpikir kreatif anak bisa berkurang.

"Di masa pandemi ini, penting sekali untuk anak tidak terbuai dengan kemudahan digital yang ditawarkan dan tetap membudidayakan kegiatan menulis di buku tulis yang punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang kompetensi anak," kaya Marcelina dalam rilis yang diterima suara.com, Kamis (22/10/2020).

Menulis menurutnya dapat melatih kreativitas anak, meningkat kemampuan motorik halus dan mempermudah tuntutan sekolah selama PJJ untuk lebih memahami pelajaran dengan baik.

Marcelina menambahkan, menulis dengan tangan di atas buku tulis juga menciptakan lebih banyak aktivitas di bagian sensorimotor.

Karena banyak indra diaktifkan dengan menekan pensil atau pulpen diatas kertas, melihat huruf yang ditulis, dan mendengar suara yang dibuat saat menulis.

"Pengalaman indra ini menciptakan kontak antara berbagai bagian otak dan membuka otak untuk belajar sehingga dapat mengingat lebih baik. Melihat lingkungan belajar saat ini yang tidak dapat difasilitasi dan dioptimalkan dengan maksimal, orang tua mengemban tugas menjadi pendidik dan pendukung utama sosok guru," lanjutnya.

Untuk mencegah dan mengatasi tekanan ketika melakukan PJJ, saran Marcelina, hal yang bisa dilakukan dengan mengajak anak beristirahat sejenak dari layar digital
ketika kegiatan belajar dilakukan.

Tujuannya untuk memberikan ketenangan pikiran karena penggunaan layar yang berlebihan tidak baik bagi fisik, mental, atau emosional.

Keadaan fisik yang baik dapat membantu melancarkan peredaran darah, menjaga suasana hati anak agar tetap nyaman selama proses belajar, dan membantu meningkatkan fokus, jelas Marcelina.

Pola tidur juga hal yang perlu diperhatikan, karena banyak anak mengalami perubahan pola tidur selama belajar dari rumah.

Akibat kurang tidur, anak menjadi kurang berenergi keesokan harinya saat harus PJJ.

"Selain keterampilan motorik, tulisan tangan mengaktifkan atensi dan memori. Ketika menulis per huruf dan memperkirakan jarak ke ujung baris pada buku tulis, konsentrasi kita meningkat secara signifikan. Pada saat yang sama, pemikiran spasial diaktifkan karena memikirkan gerakan kita beberapa langkah ke depan sehingga anak yang menulis tangan mempunyai pemahaman yang lebih mendalam," papar Marcelina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yoursay Class: Ubah Cerita Pengalaman Jadi Ulasan Jurnalistik yang Kuat

Yoursay Class: Ubah Cerita Pengalaman Jadi Ulasan Jurnalistik yang Kuat

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 16:43 WIB

Mengapa Overthinking Adalah Musuh Terbesar Produktivitasmu?

Mengapa Overthinking Adalah Musuh Terbesar Produktivitasmu?

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 13:10 WIB

Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak

Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 10:39 WIB

Rahasia Meredam Pikiran Berisik: Ganti Scrolling dengan Ritual 15 Menit Ini

Rahasia Meredam Pikiran Berisik: Ganti Scrolling dengan Ritual 15 Menit Ini

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:35 WIB

Eka Kurniawan Ngomongin AI: Robot Cuma Bisa Kasih Data, Gak Bisa Kasih Rasa

Eka Kurniawan Ngomongin AI: Robot Cuma Bisa Kasih Data, Gak Bisa Kasih Rasa

Your Say | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:51 WIB

Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog

Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 18:47 WIB

Motivasi Menulis untuk Calon Penulis: Buku Menjual Gagasan dengan Tulisan

Motivasi Menulis untuk Calon Penulis: Buku Menjual Gagasan dengan Tulisan

Your Say | Senin, 02 Maret 2026 | 12:45 WIB

Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya

Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 10:29 WIB

Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi

Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi

Lifestyle | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:36 WIB

Menulis demi Cinta atau Cuan: Saat Kata-kata Kehilangan Magisnya

Menulis demi Cinta atau Cuan: Saat Kata-kata Kehilangan Magisnya

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB