Terpopuler Hari Ini: Menangani Hiperseks hingga Penyebab Sakit Punggung

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:09 WIB
Terpopuler Hari Ini: Menangani Hiperseks hingga Penyebab Sakit Punggung
Ilustrasi hiperseks. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian dari Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah hiperseks. Secara sederhana, hiperseks merupakan salah satu istilah klinis yang juga sering disebut sebagai kecanduan seks. Walaupun istilah hiperseks sendiri sudah tidak asing lagi, para penderitanya justru cenderung tidak menyadari bahwa mereka mengalami gangguan ini. Bisakah diatasi?

Dan bagi Anda yang kerap mengalami sakit punggung, mulai sekarang cobalah untuk tidakmengabaikannya. Pasalnya, sakit punggung ternyata bisa jadi salah satu tanda kanker paru-paru. Dan ini adalah salah satu jenis kanker paling serius yang harus didiagnosis, karena biasanya sulit dikenali sampai telah menyebar ke bagian tubuh lain.

Berita selengkapnya, dan berita menarik lainnya di kanal kesehatan, bisa Anda simak di bawah ini!

1. Hiperseks, Berikut Arti, Ciri dan Cara Menangani Hiperseks

Ilustrasi seks kasar. (Shutterstock)
Ilustrasi seks kasar. (Shutterstock)

Dalam artikel kali ini, Suara.com akan mengulas apa itu hiperseks dan cara menanganinya.

Sebagian dari Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah hiperseks. Secara sederhana, hiperseks merupakan salah satu istilah klinis yang juga sering disebut sebagai kecanduan seks. Walaupun istilah hiperseks sendiri sudah tidak asing lagi, para penderitanya justru cenderung tidak menyadari bahwa mereka mengalami gangguan ini.

Baca selengkapnya

2. Jangan Anggap Sepele, Sakit Punggung Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-paru

Ilustrasi sakit punggung. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit punggung. (Shutterstock)

Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker paling serius yang harus didiagnosis, karena biasanya sulit dikenali sampai telah menyebar ke bagian tubuh lain.

Tanda-tanda penyakit hanya cenderung muncul begitu kanker telah menyebar melalui paru-paru.

Baca selengkapnya

3. Kematian Usai Vaksinasi Flu di Korea Selatan, Ahli China Angkat Bicara

Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)

Ahli vaksin dari China meminta negara-negara untuk menyikapi kasus kematian usai vaksinasi flu di Korea Selatan secara rasional.

Dilansir ANTARA, pakar vaksin Tao Lina mengatakan tidak ada bukti yang mengarah bahwa kasus kematian tersebut akibat suntikan vaksin flu.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hiperseks, Berikut Arti, Ciri dan Cara Menangani Hiperseks

Hiperseks, Berikut Arti, Ciri dan Cara Menangani Hiperseks

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 21:23 WIB

Jangan Anggap Sepele, Sakit Punggung Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-paru

Jangan Anggap Sepele, Sakit Punggung Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-paru

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:06 WIB

Hari Osteoporosis Sedunia, Kenali Tanda dan Gejala 'Penyakit Diam' Ini!

Hari Osteoporosis Sedunia, Kenali Tanda dan Gejala 'Penyakit Diam' Ini!

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:36 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB