Diklaim 90% Efektif, Ahli Penyakit Menular Kritik Vaksin Pfizer

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 10 November 2020 | 13:41 WIB
Diklaim 90% Efektif, Ahli Penyakit Menular Kritik Vaksin Pfizer
Ilustrasi Pfizer. [Don Emmert/AFP]

Suara.com - Pfizer mengumumkan vaksin Covid-19 eksperimentalnya sangat efektif mencegah infeksi virus corona dalam uji klinis yang melibatkan 43.538 orang pada Senin (9/11/2020),

Produsen obat tersebut mengatakan rejimen dua dosis suntikannya ditemukan lebih dari 90% efektif dalam mencegah Covid-19, berdasarkan 94 kasus penyakit yang diamati dalam uji coba skala besar.

Meski ini kabar membahagiakan, masih ada pertanyaan yang belum terjawab untuk Pfizer dan mitranya di Jerman, BioNTech, dilansir dari Business Insider.

William Haseltine, seorang eksekutif bioteknologi dan ahli penyakit menular, mengatakan bahwa ia ingin melihat data yang mendasari klaim kemanjuran dari Pfizer tersebut.

Sebelumnya, Haseltine juga telah mengkritik produsen vaksin virus corona asal Inggris, Moderna, karena telah menggembar-gemborkan hasil studi dalam rilis berita sebelum meliris data rincinya.

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Hal ini juga nampaknya terjadi pada Pfizer, yang merilis hasil dan Haseltine mengungkapkan tidak ada data dalam rilis tersebut.

"Ini adalah berita yang sangat disambut baik bahwa vaksin memiliki efek yang dapat diukur. (Namun) ada banyak sekali pertanyaan luar biasa yang tidak terjawab," katanya.

Haseltine menemukan Pfizer tidak menuliskan rincian pasti tentang berapa banyak yang sakit setelah mendapatkan vaksin versus plasebo.

Berita rilis mereka juga tidak menentukan berapa banyak kasus yang parah atau ringan, atau jika kelompok usia berbeda memiliki tingkat perlindungan yang berbeda.

baca juga

Selain mengatakan tidak ada masalah keamanan serius, Pfizer tidak memberikan detail apa pun tentang profil keamanan, seperti frekuensi dan tingkat keparahan efek samping yang umum.

Menanggapi hal ini, CEO perusahaan Albert Bourla mengatakan akan membagikan data tentang kemanjuran dan keamanan tambahan dalam beberapa minggu mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Ikut Senang Mendengar Hasil Uji Klinis Vaksin Pfizer

Sri Mulyani Ikut Senang Mendengar Hasil Uji Klinis Vaksin Pfizer

Bisnis | Selasa, 10 November 2020 | 13:05 WIB

Enggan Kalah dari Pfizer, Rusia Klaim Vaksin Covid-19 Miliknya 90% Efekif

Enggan Kalah dari Pfizer, Rusia Klaim Vaksin Covid-19 Miliknya 90% Efekif

Tekno | Selasa, 10 November 2020 | 13:00 WIB

Diuji Tim Independen, Vaksin Pfizer Terbukti 90 Persen Ampuh Tangkal Corona

Diuji Tim Independen, Vaksin Pfizer Terbukti 90 Persen Ampuh Tangkal Corona

Health | Selasa, 10 November 2020 | 11:37 WIB

Terkini

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

×