Cocok untuk Penderita Diabetes, Ini 4 Rekomendasi Buah Rendah Gula

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 22 November 2020 | 11:00 WIB
Cocok untuk Penderita Diabetes, Ini 4 Rekomendasi Buah Rendah Gula
Buah kiwi. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Suara.com - Menemukan makanan yang tepat saat Anda menderita diabetes sangat penting untuk menjaga agar kadar gula darah tetap terkendali. Meski hampir setiap buah bergizi, penderita diabetes perlu ekstra hati-hati dalam mengonsumsinya.

Buah-buahan seperti mangga sangatlah sehat, tetapi kandungan gulanya tinggi. Meski demikian, jenis gula ini tidak berbahaya bagi tubuh seperti yang ditemukan pada minuman soda atau makanan manis. Dilansir dari The Health Site, berikut buah rendah gula yang cocok bagi penderita diabetes.

1. Apel

Apel merupakan buah bergizi tinggi yang mengandung berbagai nutrisi, termasuk vitamin C dan serat yang semuanya membantu mengatur kadar gula darah. Selain rendah kalori, apel juga mengandung antioksidan yang bagus untuk penyakit kronis seperti diabetes. Jadi, Anda bisa memasukkan buah apel menjadi tambahan menu sarapan.

2. Jeruk

The American Diabetes Association menyebut jeruk sebagai superfoods Diabetes. Satu jeruk berukuran sedang mengandung sekitar 75 persen vitamin C, yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Ini juga tinggi folat dan kalium, yang keduanya baik untuk penderita diabetes.

Ilustrasi makan jeruk. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi makan jeruk. (Sumber: Shutterstock)

3. Buah Pir

Buah kaya nutrisi dan vitamin ini bisa menjadi tambahan yang baik untuk diet Anda. Ini adalah sumber serat yang sangat baik, yang membantu memperlambat penyerapan gula dan meningkatkan kadar gula darah. 

4. Kiwi

Tahukah Anda bahwa buah kiwi dapat membantu Anda mengelola kadar gula darah? Buah berwarna hijau cerah ini dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan Anda. Kaya akan vitamin C, potasium, dan karbohidrat, menjadikannya tambahan cerdas untuk diet ramah diabetes.

Namun perlu diingat bahwa penderita diabetes dapat memasukkan buah-buahan ini ke dalam makanan mereka, tetapi tidak berlebihan adalah kuncinya. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tertentu bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Juga, baik untuk konsultasikan dengan dokter sebelum memasukkan buah-buahan ini ke dalam diet diabetes Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika dan Singapura Tarik Obat Diabetes Metformin, Bagaimana Indonesia?

Amerika dan Singapura Tarik Obat Diabetes Metformin, Bagaimana Indonesia?

Health | Kamis, 19 November 2020 | 20:34 WIB

Bisakah Diabetes Serang Kaum Muda di Bawah 40 Tahun?

Bisakah Diabetes Serang Kaum Muda di Bawah 40 Tahun?

Health | Kamis, 19 November 2020 | 16:04 WIB

Penanganan Diabetes Alami Hambatan Selama Pandemi Covid-19

Penanganan Diabetes Alami Hambatan Selama Pandemi Covid-19

Bali | Rabu, 18 November 2020 | 14:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB