Angka Stunting di Jawa Barat Tinggi, Masyarakat Butuh Literasi Gizi

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 23 November 2020 | 13:23 WIB
Angka Stunting di Jawa Barat Tinggi, Masyarakat Butuh Literasi Gizi
Ilustrasi tinggi badan anak, tubuh pendek atau stunting. ( Shutterstock)

Suara.com - Permasalahan gizi dan tingginya angka stunting masih menjadi tantangan kesehatan yang juga dihadapi masyarakat di Jawa Barat (Jabar). Data Dinas Kesehatan Jabar mencatat, jumlah penderita gizi kurang di daerah tersebut mencapai 15,1 persen, sedangkan angka prevalensi stunting sebesar 29,2 persen.

Angka tersebut, kata Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, MH.Kes, SpDLP, mendekati angka prevalensi nasional yaitu 30,8 persen. Hal ini, kata dia, ditengarai oleh banyak faktor.

"Tidak hanya faktor ekonomi, perilaku dan kebiasaan menjadi elemen substansial yang menyebabkan permasalahan gizi ini masih kerap ditemui. Dibutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengatasi permasalahan stunting di Jabar," jelasnya dalam siaran pers PERGIZI PANGAN Indonesia yang diselenggarakan belum lama ini bersama Frisian Flag Indonesia.

Lebih lanjut, dr. Siska mengungkap, sudah ada berbagai upaya khusus yang telah digalakkan untuk mengatasi permasalahan ini. Di antaranya dengan melaksanakan pendampingan kesehatan maternal neonatal dan bimtek, intervensi balita stunting dengan memperbaiki pola makan, pola asuh dan sanitasi, serta pemberian tablet penambah darah kepada para remaja.

Tak kalah penting adalah dengan memperhatikan tumbuh kembang anak, serta memastikan pemenuhan gizi seimbang selama masa pertumbuhan. Hal ini sejalan dengan inisiatif yang dilakukan Frisian Flag Indonesia bersama PERGIZI PANGAN Indonesia.

Untuk mengatasi isu stunting di Jabar, keduanya terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya penerapan pola hidup sehat di masa adaptasi kebiasaan baru saat ini. Inisiatif bernama #IndonesiaSIAP ini digagas melalui ‘Gerakan Jabar Menuju Zero Stunting 2023’.

"Kegiatan edukasi dan intervensi ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang guna mengatasi permasalahan stunting, sekaligus membantu menjaga imunitas keluarga di tengah ancaman pandemi," kata Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro.

Sebagai manifestasi dari komitmen ini, sejak 2018, keduanya juga memformulasikan produk gizi berkualitas terjangkau, yakni Susu Bubuk Frisian flag Kompleta. Hal ini dapat membangun literasi gizi dalam masyarakat adalah yang dibutuhkan saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Stunting Terbanyak di Medan Utara, Aulia Rachman Mengaku Malu

Kasus Stunting Terbanyak di Medan Utara, Aulia Rachman Mengaku Malu

Sumut | Sabtu, 21 November 2020 | 20:52 WIB

Pandemi Covid-19 Bikin Angka Stunting Meningkat, Kok Bisa?

Pandemi Covid-19 Bikin Angka Stunting Meningkat, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 07:57 WIB

Kemenkes Bikin Panduan Gizi Seimbang untuk Anak di Masa Pandemi

Kemenkes Bikin Panduan Gizi Seimbang untuk Anak di Masa Pandemi

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2020 | 16:52 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB