Pedoman Baru CDC: Wisatawan Internasional Harus Tes Covid-19 Tiga Kali

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 25 November 2020 | 13:50 WIB
Pedoman Baru CDC: Wisatawan Internasional Harus Tes Covid-19 Tiga Kali
Ilustrasi tes swab. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah memperbarui panduannya tentang perjalanan internasional.

Lembaga itu mendesak orang Amerika yang pergi ke luar negeri untuk melakukan  tes Covid-19 pada tiga waktu berbeda: sebelum, selama, dan setelah perjalanan besar.

Institut kesehatan masyarakat membagikan berita tersebut selama akhir pekan, menekankan bahwa pengujian tidak dapat menghilangkan risiko, namun dapat membantu membuat perjalanan lebih aman untuk semua.

"Perjalanan udara membutuhkan waktu yang lama di jalur keamanan dan terminal bandara, yang dapat membuat Anda berhubungan dekat dengan orang lain dan permukaan yang sering disentuh," kata CDC dalam memo hari Sabtu.

Petugas medis mengambil sampel lendir dari seorang penumpang KRL saat tes swab Corona COVID-19 di Stasiun Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2020).  [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]
Ilustrasi tes swab. [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Mereka menuliskan bahwa jarak sosial sulit dilakukan di bandara yang sibuk dan pada penerbangan yang ramai, dan duduk dalam jarak 6 kaki dari orang lain,  terkadang selama berjam-jam, dapat meningkatkan risiko Anda terkena COVID-19.

"Cara Anda ke dan dari bandara, seperti dengan transportasi umum dan transportasi online, juga dapat meningkatkan peluang Anda terkena virus. ”

Sekarang, CDC mendesak para wisatawan internasional untuk dites Covid-19 satu hingga tiga hari sebelum pergi, satu hingga tiga hari sebelum kembali ke AS, dan akhirnya tiga hingga lima hari setelah kembali ke rumah.

Orang-orang yang pernah ke luar negeri juga harus tinggal di rumah setidaknya selama tujuh hari setelah perjalanan, terlepas dari hasil tes akhir mereka, CDC menekankan.

"Bahkan jika hasil tes Anda negatif, tetaplah di rumah selama 7 hari penuh," tulis CDC. “Jika Anda tidak dites, paling aman adalah tinggal di rumah selama 14 hari setelah bepergian.”

baca juga

CDC juga mendesak orang-orang untuk menunda rencana perjalanan,  kapan saja,  jika menunggu hasil tes Covid-19 dan memperhatikan persyaratan perjalanan negara bagian atau lokal.

"Tes negatif tidak berarti Anda tidak terpapar atau Anda tidak akan mengembangkan Covid-19," kata lembaga kesehatan masyarakat itu.

“Pastikan untuk memakai masker, jaga jarak setidaknya 6 kaki dari orang lain, cuci tangan, dan perhatikan kesehatan Anda dari tanda-tanda penyakit saat bepergian.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lagi 14 Hari, CDC AS Usulkan Pangkas Masa Karantina

Tak Lagi 14 Hari, CDC AS Usulkan Pangkas Masa Karantina

Health | Rabu, 25 November 2020 | 08:47 WIB

Selama Pandemi, 11 Juta Wisatawan Kunjungi Turki untuk Wisata

Selama Pandemi, 11 Juta Wisatawan Kunjungi Turki untuk Wisata

Lifestyle | Selasa, 24 November 2020 | 16:12 WIB

Habib Rizieq Sudah Tes Swab COVID-19, Hasilnya Mengejutkan!

Habib Rizieq Sudah Tes Swab COVID-19, Hasilnya Mengejutkan!

Jakarta | Selasa, 24 November 2020 | 07:00 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×