Sekolah Akan Dibuka, IDAI: Pembelajaran Jarak Jauh Lebih Aman

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 01 Desember 2020 | 18:15 WIB
Sekolah Akan Dibuka, IDAI: Pembelajaran Jarak Jauh Lebih Aman
Sekolah Tatap Muka Akan Dibuka Pada Januari 2021

Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan bahwa sekolah pembelajaran jarak jauh (PJJ) lebih aman dilakukan anak dalam situasi Pandemi Covid-19. Ketua Umum IDAI DR. Dr. Aman B. Pulungan, Sp. A. (K) memandang, pembukaan sekolah tatap muka mengandung risiko tinggi terjadinya lonjakan kasus Covid-19. 

Prediksi lonjakan kasus itu dinilainya lantaran anak masih berada dalam masa pembentukan berbagai perilaku hidup yang baik agar menjadi kebiasaan rutin, termasuk dalam menjalankan perilaku hidup sehat dan bersih. 

"Menimbang dan memperhatikan panduan dari World Health Organization (WHO), publikasi ilmiah, publikasi di media massa, dan data Covid-19 di Indonesia, maka saat ini IDAI memandang bahwa pembelajaran melalui sistem jarak jauh lebih aman," kata Aman dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Selasa (1/12/2020).

Berkaca dari kasus Covid-19 di negara lain, lanjutnya, terjadi peningkatan jumlah infeksi yang signifikan pasca pembukaan sekolah. Seperti yang terjadi di Korea Selatan, Perancis, Amerika Serikat, dan Israel. 

Aktifitas siswa SD Negeri 2 Tlogolele saat istirahat di Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020).  [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]
Aktifitas siswa SD Negeri 2 Tlogolele saat istirahat di Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]

Aman menyampaikan bahwa satu dari sembilan kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia adalah anak usia 0 - 18 tahun. Data IDAI per 29 November 2020 menunjukkan, proporsi kematian anak akibat Covid-19 sebesar 3,2 persen, menjadi yang tertinggi di Asia Pasifik saat ini. 

"Penundaan sekolah dapat menurunkan transmisi. Semua warga sekolah, termasuk guru dan staf juga masyarakat memiliki risiko yang sama untuk tertular dan menularkan Covid-19," katanya.

Namun demikian, diakui juga oleh Aman, selama masa PJJ banyak laporan meningkatnya tingkat stres pada anak dan keluarga, pernikahan dini, hingga ancaman putus sekolah. 

"Sehubungan dengan rencana dimulainya transisi pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 maka IDAI menyampaikan pendapat bahwa upaya bersama yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak Indonesia perlu terus diperjuangkan baik Melalui pembelajaran tatap muka maupun saat belajar dari rumah," papar Aman.

Ia menjelaskan, seluruh pihak harus tetap memenuhi hak anak sesuai dengan Konvensi Hak Anak tahun 1990, salah satunya adalah hak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik serta hak untuk mendapat perlindungan. Selain itu, pendidikan mengenai disiplin hidup bersih dan sehat harus tetap disampaikan kepada anak.

baca juga

"Serta penerapan protokol kesehatan dimulai dari rumah sebagai lingkungan terdekat anak, terlepas dari apakah anak menghadiri kegiatan belajar tatap muka atau tidak," ujarnya. 

Sebelumnya, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan surat keputusan bersama terkait Panduan Penyelenggara Pembelajaran Semester genap 2021. 

Surat itu ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri dan disebutkan bahwa sekolah tatap muka boleh dilakukan per Januari 2021.

Nantinya, Pemerintah Daerah diberi kewenangan untuk menentukan sekolah yang diizinkan belajar tatap muka. Pihak sekolah dan orangtua juga memiliki hak untuk menentukan apakah anaknya diizinkan keluar rumah untuk sekolah tatap muka. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sempat menyatakan bahwa keputusan tetap ada ditangan orangtua murid.

"Kalau komite sekolah udah bilang boleh tapi ada satu orangtua bilang gak nyaman (anak) pergi ke sekolah, itu diperbolehkan, gak bisa dipaksa. Jadi semua ujungnya ke orangtua," ujar Nadiem beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Nadiem Makarim Khawatir PJJ Sebabkan Dampak Psikososial Pada Anak

Menteri Nadiem Makarim Khawatir PJJ Sebabkan Dampak Psikososial Pada Anak

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 16:16 WIB

Curhatan Tenaga Pendidik di Hari Guru Nasional: Kebobolan Paket Internet!

Curhatan Tenaga Pendidik di Hari Guru Nasional: Kebobolan Paket Internet!

Lifestyle | Rabu, 25 November 2020 | 18:28 WIB

Walaupun di Tengah Kota, Pembelajaran Jarak Jauh Tetap Terkendala

Walaupun di Tengah Kota, Pembelajaran Jarak Jauh Tetap Terkendala

Jogja | Minggu, 22 November 2020 | 16:25 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB