Positivity Rate Covid-19 Masih Tinggi, Ahli Sarankan Tunda Pilkada

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 03 Desember 2020 | 14:43 WIB
Positivity Rate Covid-19 Masih Tinggi, Ahli Sarankan Tunda Pilkada
Desain Pilkada yang dikritisi publik. (Twitter/@kamalbukankemal)

Suara.com - Pilkada serentak tahun 2020 akan segera dilakukan, yakni pada 9 Desember mendatang. Perhelatan pilkada kali ini menimbulkan pro dan kontra karena berlangsung di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Pilkada dikhawatirkan akan meningkatkan kasus virus corona Covid-19 di daerah-daerah yang menyelanggarakannya. Apalagi dengan tingkat positivity rate yang masih tinggi. 

"Untuk pilkada  monitor evaluasi harus harian, mialnya jumlah perhari makin naik kemudian (apabila) persentase yang positif minguan jelas naik mendekati pilkada, pemerintah harus berani menunda pilkada," kata Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM yang merupakan Ketua Satgas Covid-19  dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di Chanel YouTube Narasi Tv yang diunggah pada Kamis (3/12/2020).

Menurut Zubairi, mengadakan pilkada saat Covid-19 belum mereda cukup berisiko. Apalagi dengan posotivity rate yang selalu di atas 10 hingga 15 persen.

Positivity rate sendiri merupakan rasio jumlah kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 berbanding dengan total tes di suatu wilayah. Semakin rendah positivity rate menunjukkan bahwa jumlah orang yang dites semakin banyak, pelacakan kontak yang memadai, dan tingkat infeksi yang merendah. 

Profesor Dr. Zubairi Djoerban SpPD-KHOM. [Suara.com/Firsta Nodia]
Profesor Dr. Zubairi Djoerban SpPD-KHOM. [Suara.com/Firsta Nodia]

Positivity rate standar menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah tidak lebih dari 5 persen. Sedangkan positivity rate di Indonesia mencapai 13,55 persen per 29 November 2020. Angka tersebut jelas jauh di atas rata-rata standar dari WHO. 

"Jika positivity rate Indonesia masih tinggi, selalu di atas 10 hingga 15 persen, Pilkada ya harus ditunda. Ini adalah soal nyawa rakyat. Sekali lagi saya sarankan Pilkada untuk ditunda. Sebelum semuanya kian buruk," cuit  Prof. Dr. Zubairi Djoerban pada akun Twitternya, Rabu (2/12/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR: Pelaksanaan Pilkada di Papua Tak Terpengaruh Deklarasi Benny Wenda

DPR: Pelaksanaan Pilkada di Papua Tak Terpengaruh Deklarasi Benny Wenda

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 14:13 WIB

Gelar Aksi Jalan Mundur, JCW Minta Bawaslu Gunungkidul Awasi Hal Ini

Gelar Aksi Jalan Mundur, JCW Minta Bawaslu Gunungkidul Awasi Hal Ini

Jogja | Kamis, 03 Desember 2020 | 14:12 WIB

Strategi Para Kandidat Kampanye Pilkada di Tengah Pandemi

Strategi Para Kandidat Kampanye Pilkada di Tengah Pandemi

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 14:07 WIB

Terkini

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

×